Jum'at, 06/11/2026 09:24 WIB

Gubernur Mahyeldi Didampingi Wabup M. Ihpan Resmikan Gedung Baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie

Simpang Empat, sumbarsatu.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, didampingi Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar), M. Ihpan, meresmikan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Kamis (5/11/2026).

Pembangunan gedung baru tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sekaligus mendukung keberlanjutan proses belajar mengajar melalui relokasi sekolah ke lokasi yang lebih representatif.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat juga menyerahkan bibit tanaman produktif secara simbolis kepada perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH) Suka Menang dan KTH Maju Bersama, Kecamatan Talamau. Bantuan bibit tersebut diperuntukkan bagi pengembangan hutan rakyat.

Gubernur Mahyeldi mengatakan, relokasi SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie merupakan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu penyelenggaraan pendidikan di lokasi sekolah sebelumnya.

Selain memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga sekolah, pembangunan gedung baru tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan vokasi agar semakin relevan dengan kebutuhan dan tantangan dunia kerja.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung sekolah tersebut.

Menurutnya, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terhadap pengembangan SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie juga didasarkan pada pertimbangan besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Pasaman Barat, terutama di sektor perikanan.

"Terima kasih kepada tokoh masyarakat yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan gedung ini. Sekolah ini mendapatkan anggaran secara khusus karena Pasaman Barat memiliki potensi besar di berbagai sektor, terutama perikanan. Bahkan, pada 2027 mendatang akan ada program perikanan tematik yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daerah," ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Barat, M. Ihpan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sektor pendidikan di Pasaman Barat.

Menurutnya, kehadiran gedung baru dengan fasilitas yang lebih representatif diharapkan menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat daya saing para lulusannya.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan praktis, serta jiwa kewirausahaan peserta didik. Pengembangan kemampuan tersebut perlu disesuaikan dengan potensi daerah dan kebutuhan dunia kerja sehingga lulusan sekolah vokasi memiliki bekal keterampilan yang memadai untuk memasuki dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha sendiri.

"Kita bangga dengan selesainya pembangunan gedung baru SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen mendukung kemajuan pendidikan dengan mengoptimalkan potensi yang ada. Kehadiran dinas terkait juga diharapkan memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pengembangan potensi sekolah," katanya.

Ihpan juga mengingatkan pihak sekolah agar senantiasa menjaga dan merawat seluruh fasilitas yang telah dibangun. Selain itu, ia mendorong sekolah untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam proses pembelajaran sehingga fasilitas yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.

"Jaga dan rawat gedung baru ini. Isi dengan berbagai inovasi agar menjadi pusat lahirnya karya-karya hebat dan generasi yang mampu bersaing," pesannya.

Kepala SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie, Desman, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru sekolah tersebut mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp3 miliar. Tidak hanya untuk pembangunan fisik, pada 2026 sekolah tersebut juga memperoleh bantuan pengadaan peralatan dari kementerian dengan nilai mencapai sekitar Rp4 miliar.

Dengan demikian, total dukungan anggaran yang diterima SMKN 1 Sasak Ranah Pasisie untuk pembangunan fisik gedung dan pengadaan peralatan sekolah mencapai sekitar Rp7 miliar.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus menunjang peningkatan kualitas pembelajaran berbasis keterampilan dan kompetensi kejuruan.

Ia berharap pembangunan lanjutan untuk mendukung proses relokasi sekolah dapat kembali dilaksanakan pada 2027. Dengan adanya pembangunan tahap berikutnya, seluruh kebutuhan fasilitas pendidikan diharapkan dapat terpenuhi sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung lebih optimal dan mampu mendukung peningkatan kualitas lulusan. ssc/nir

BACA JUGA