Ini Tujuan Permainan Sipak Rago Dihadirkan di PKD Sumbar 2022

3DAYABUDAYA

Sabtu, 24/09/2022 10:47 WIB
Syaifullah, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat

Syaifullah, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat

Padang, sumbarsatu.com—Permainan sipak rago yang masuk dalam rangkaian  Festival Permaian Tradisional Pekan Kebudayaan Sumatra Barat 2022, merupakan sebagai salah satu ikhtiar dan upaya agar permainan yang menuntut ketangkasan dan kerja kolektif untuk mencapai hasil maksimal ini tetap terpelihar, lestari, dan terus berkembang di tengah masyarakat Minangkabau.

Permainan sipak rago masih hidup dan dimainkan masyarakat di sore hari setelah aktivitas rutinnya. Tentu permainan yang sarat dengan makna kerja sama dan kebersamaan ini perlu terus dijaga dan dirawat.

“Salah satu upaya perawatan itu ialah menggelarnya dalam iven-iven budaya. Untun itulah PKD Sumbar 2022 ini, memasukkan permainan rakyat sipak rago di dalamnya,” kata Syaifullah, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat, Sabtu (24/9/2022).

Ia mengatakan, memasukka permaian anak nagari sipak rago tujuannya untuk memberikan ruang secara penuh bagi kelompok atau komunitas sipak rago agar bisa tampil dan memperagakan keterampilan permainan sipak rago ini kepada masyarakat luas dan sekaligus memperkenalkan serta menyosialisasikan kepada generasi muda

Selain upaya melestarikan dan menjaga kesinambungan keberadaan permaian sipak rago ini, kegiatan festival ini juga merupakan salah satu wadah silaturahmi bagi penggemar sipak rago di Sumatra Barat yang membuka kemungkinan dari ruang festival ini terbentuk wadah organisasi, forum, atau sejenis ini.

“Adanya festival sipak rago ini diharapkan menginspirasi  dan mendorong inisiatif institusi atau lembaga lain melakukan hal serupa dengan iven-iven atau festival yang regular dan berkala,” jelas Syaifullah.

Pekan Kebudayaan Daerah Sumatra Barat yang akan digelar sejak tanggal 1-5 Oktober 2022 dengan tagar #DayaBudaya, juga menghadirkan pementasan seni tradisi dan modern, pameran seni supa, lomba desain motif Minangkabau, festival cepak-cepoang, tutur bakaba, permainan tradisional, dan lain sebagainya.    

“PKD 2022 ini merupakan rangakain dari perayaan Hari Jadi ke-77 Provinsi Sumatra Barat,” tambah Syaifullah. SSC/MN



BACA JUGA