Sipak Rago dalam PKD Sumbar 2022

#DAYABUDAYA

Jum'at, 23/09/2022 10:28 WIB

Padang, sumbarsatu.com—Mengusung #DayaBudaya sebagai tanda pagatnya, Pekan Kebudayaan Daerah Sumatra Barat, yang akan dilaksanakan pada 1-5 Oktober 2022 di kawasan Gedung Kebudayaan, selain menampilkan seni dan budaya, juga menghadirkan permainan sipak rago.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatra Barat ini, merupakan salah satu iven penting dalam rangkaian perayaan Hari Jadi ke-77 Provinsi Sumatra Barat,

Sipak rago salah satu jenis permainan tradisional anak nagari yang dimainkan laki-laki di Sumatra Barat. Permainan ini mengutamakan kewaspadaan dan ketangkasan dalam mengolah, menerima, memainkan, dan membagikan bola.

Biasanya sipak rago dimainkan oleh 5-10 orang dengan cara membentuk lingkaran di suatu lapangan terbuka. Lalu bola dimainkan dengan kaki dengan keterampilan dan teknik-teknik memindahklan mengoper bola dari satu orang pemain kepada pemain lainnya tanpa jatuh ke tanah.

Dari beberapa literatur, disebutkan bola sipak rago terbuat dari anyaman daun kelapa muda yang berlapis-lapis. Ini awalnya dijadikan bola dan ditendang dengan mengopernya ke yang lain. Saat ini bola sipak rago menggunakan bola yang terbuat dari anyaman rotan dengan diameter 15 cm.

Menurut Kepala Taman Budaya Sumatra Barat Supriyadi, penamaan rago juga mengadung nilai-nilai dan pemaknaan dari raga (kehidupan). Sipak rago dimainkan kolektif sehingga keberhasilan merupakan capaian yang baik secara bersama.

“Jika terjadi sebaliknya, terjadi kesalahan sehingga bola terjatuh maka kesalahan ditanggung bersama pula,” kata Supriyadi, Sabtu (24/9/2022).  .

Maka dari itu, agar bisa mencapai keberhasilan tanpa bola jatuh dalam waktu yang ditentukan, masing-masing individu harus memiliki ketangkasan memainkan bola ini. Selain ketangkasan,  setiap pemain pun harus bisa mengelola dan melatih emosinya untuk bersabar, cepat mengambil keputusan untuk mengoper bola kepada siapa, dan seterusnya.

Permainan sipak rago biasanya muncul pada perhelatan atau alek nagari. Sebagai permainan anak nagari, sipak rago dimainkan pada sore hari setelah usai bekerja.

“Untuk itu, dalam Pekan Kebudayaan Daerah Sumatra Barat 2022 mengangkat tema #DayaBudaya memberikan porsi seluas-luasnya bagi seni-seni tradisi yang tumbuh dan berkembang di Sunatra Barat (Minangkabau), termasuk sipak rago. Pada pelaksanaan PKD 2021, sipak rago juga diikutkan dalam iven penting ini,” tambahnya. SSC/MN    



BACA JUGA