Yulnasri: Daerah Aliran Sungai Cocok Ditanami Pohon Aren

Rabu, 30/12/2015 19:11 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

Agam, sumbarsatu.com—Pohon aren memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun belum banyak disadari warga Kabupaten Agam.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Agam, Ir.Yulnasri, MM, Rabu (30/12/2015), di Lubuk Basung.

“Di samping memiliki nilai ekonomi tinggi, aren cocok sebagai tanaman pelindung di kawasan daerah aliran sungai (DAS), “ ujarnya.

Sebagai tanaman ekonomi, aren bisa menghasilkan nira, buah, dan ijuk. Nira bisa diolah menjadi minuman, atau diminum segar. Di samping itu juga bisa diolah menjadi gula aren. Buahnya bisa diolah menjadi penganan enak, seperti dikolak. Ijuknya juga bisa dijadikan atap bangunan, dan aneka kerajinan.

Sebagai tanaman pelindung DAS, aren sangat strategis. Pohon tanaman itu berakar serabut, yang mampu menahan erosi. Di sisi lain, pohon aren diyakini tidak akan dilirik para perambah hutan, karena tidak bisa dijadikan kayu, seperti pohon jenis kayu-kayuan.

“Bila kawasan DAS dihijaukan dengan tanaman kayu-kayuan dan MPTS, para perambah hutan akan mencurinya,bila pohonnya sudah layak ditebang,” ujarnya pula.

Karena itu, Yulnasri mengharapkan agar warga yang tinggal dekat DAS tertarik untuk menanam aren. Ia juga berharap agar pihak nagari, dan para pemuka masyarakat di daerah itu, memotivasi warga untuk menanam aren di kawasan DAS.

“Bila warga yang tinggal dekat DAS ikut terpanggil untuk menanam aren, kami siap menyediakan bibitnya sesuai kebutuhan,” ujarnya lagi.

Di daerah itu terdapat beberapa sungai, yang DAS-nya bisa ditanami aren. Sungai dimaksud,antara lain Batang Agam, Batang Antokan, Batang Masang, Batang Dareh, Batang Sitanang, Batang Bawan, dan beberapa sungai di Kecamatan Malalak, Palupuh,Candung, Baso, dan lainnya.

Menurutnya  pula, bila warga ikut menanam, mereka akan terpanggil untuk memelihara, dan menjaga agar tidak dirusak. Hasilnya, silakan dimanfaatkan. Bahkan, pihak Dishutbun akan membantu membekali warga dengan ilmu dan keterampilan pengolahan hasil aren.

“Kita akan membantu warga sejak dari pengadaan bibit, pengolahan hasil, sampai ke sektor pemasaran,” ujarnya, mengakhiri perbincangan dengan sumbarsatu.com. (MSM)



BACA JUGA