Tiba di RS Bhayangkara, Ilmuk Khaer iamuk keluarga istrinya (Foto klikpositif)
Padang, sumbarsatu.com—Terkait dengan kasus pembunuhan Dewi Yulia Sartika (37) diduga dilakukan suaminya, Ilmul Khaer (40), Polresta Padang telah memeriksa empat saksi.
Kasat Reskrim Polresta Padang Franky M. Monathen mengatakan, keempat saksi tersebut merupakan anggota keluarga korban dan pihak lain.
"Kami sudah memeriksa 4 saksi terkait penyidikan kasus pembunuhan yang dilakukan Ilmul Khaer terhadap istrinya," kata Franky M. Monathen, Selasa (7/4/2015) di Padang.
Sementara, tersangka Ilmul Khaer yang sehari-hari berperofesi sebagai dosen Hukum Internasional Fakultas Hukum Universitas Andalas, belum diperikas karena kondisi fisiknya masih lemah akibat upaya bunuh diri yang dilakukanya sebelum ditangkap polisi.
"Kami hanya bisa menunggu keterangan dari dokter kapan tersangka ini benar-benar pulih. Sementara tersangka dirawat dulu," jelasnya.
Sementara itu, pihak keluarga Dewi Yulia Sartika memakamkan Dewi Yulia Sartika secara kekeluargaan Selasa hari ini tanpa diliput media. “Hari ini dimakamkan tapi kami mimnta media tak perlu meliputnya,” kata Asril Aziz, orangtua Dewi Yulia Sri Hartati.
Pihak Polres Padang menyiagakan sejumlah petugas di RS Bhayangkara Jati Padang untuk menjaga keamanan Ilmul Khaer tersangka pembunuhan dari kemarahan keluarga istrinya.
Sebelumnya, Ilmul Khaer sempat dipukuli oleh seorang anggota keluarga korban yang emosi saat tersangka sampai di RS Bhayangkara Padang sekitar pukul 16.00 WIB.
"Kami menganggap itu sebagai tindakan emosional saja. Untuk mengantisipasi tindakan yang tidak kita inginkan, petugas telah kami siagakan," jelas Franky M. Monathen.
Ilmul Khaer dijemput petugas Reskrim Polresta Padang pada Senin (6/4/2015) malam dan tiba di Padang sekira pukul 16.00 WIB Selasa (7/4/2015).
Sementara itu korban Dewi Yulia Sartika sempat diotopsi di RSUD Sarolangun, Jambi. Jenazah dibawa ke Padang Senin malam dan sampai di RS Bhayangkara sekitar pukul 14.00 WIB.
Dewi Yulia Sartika ditemukan bersimbah darah di dalam mobil jenis Suzuki Katana, yang di parkiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Singkut, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Senin (6/4/2015) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan, jasad Dewi Yulia Sartika sudah mulai mengeluarkan bau tak sedap. Sehari-hari ia bekerja di BRI Cabang Padang.
Dewi Yulia Sartika berat dugaan adalah korban pembunuhan yang dilakukan suaminya sendiri yang bernama Ilmul Khaer, yang sehari-hari bekerja sebagai dosen di Fakultas Hukum Unand jurusan Hukum Internasional.
Dewi Yulia Sartika diduga dihabisi nayawanya oleh Ilmul Khaer di rumah mereka di Jalan Koto Marapak, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar, Sabtu (4/4) malam. Setelah itu, pelaku membawa jasad korban hingga SPBU Singkut.
Informasi yang dihimpun sumbarsatu.com, menyebutkan, pembunuhan tersebut terungkap saat orangtua korban, Asril Aziz (52) mendapatkan telepon dari salah seseorang bernama Diah. Di mana dia mendapatkan informasi, kalau tas korban yang didalamnya berisi surat-surat berharga ditemukan di daerah Kilirian Jao, Kabupaten Sijunjung, dalam keadaan berlumuran darah, Minggu (5/4/2015). (SSC)
