Mengenang Buya Syafii Maarif, Talago Buni Bertutur tentang Guru Bangsa: Kaba Kebangsaan dari Minangkabau

MINGGU, 31 MEI 2026 DI ISI PADANG OANJANG

Rabu, 27/05/2026 18:41 WIB

Padang Panjang, sumbarsatu.com – Untuk mengenang sekaligus merayakan warisan pemikiran sosok Guru Bangsa, almarhum Buya Ahmad Syafii Maarif, serangkaian acara kebudayaan telah disiapkan untuk memperingati bulan hari lahir beliau yang jatuh pada 31 Mei.

Kolaborasi apik ini diinisiasi oleh MAARIF Institute bersama ADA SaRanG Building (Yogyakarta), Komunitas Seni Talago Buni (Sumatera Barat), serta Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang. Mereka akan mempersembahkan sebuah pagelaran naratif-musikal dan multimedia bertajuk “Bertutur tentang Guru Bangsa: Kaba Kebangsaan dari Minangkabau”.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 31 Mei 2026, pukul 20.00 bertempat di Gedung Pertunjukan Hurijah Adam, Kampus ISI Padang Panjang.

Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Andar Nubowo, DEA, Ph.D, mengungkapkan bahwa seni dipilih sebagai medium karena kekuatannya dalam menyampaikan pesan mendalam secara universal.

“Serangkaian acara telah kami siapkan, dan salah satunya adalah pagelaran melalui pendekatan multimedia ini, bertajuk “Bertutur tentang Guru Bangsa: Kaba Kebangsaan dari Minangkabau,” ujar Andar Nubowo kepada media pada Rabu (27/5/2026).

Pagelaran ini dirancang dan disutradarai langsung oleh Edy Utama, pimpinan Komunitas Seni Talago Buni. Menurut Edy, seni tutur tradisional akan menjadi jembatan esensial dalam membumikan pemikiran besar sang Guru Bangsa, Buya Syafii.

“Acara ini dirancang untuk menerjemahkan nilai-nilai kebangsaan yang kompleks menjadi tuturan budaya yang dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Edy Utama menjelaskan esensi dari konsep kaba (berita/cerita tradisional Minangkabau) yang diangkat.

Membaca Ulang Gagasan Buya

Rangkaian acara peringatan ini akan diawali dengan sambutan dari Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Andar Nubowo, dan dibuka secara resmi oleh Rektor ISI Padang Panjang, Dr. Febri Yulika, S.Ag., M.Hum.

Salah satu agenda krusial dalam acara ini adalah sesi refleksi intelektual, yakni “Membaca Ulang Kuliah Umum Buya Syafii Maarif di ISI Padang Panjang”. Materi tersebut diangkat dari Kuliah Umum sejarah yang pernah disampaikan langsung oleh Buya Syafii di kampus tersebut pada 16 Maret 2015 silam, dan akan dibaca kembali sebagai kuliah umum  oleh Dr. Dede Pramayoza, S.Sn., MA.

Sebagai puncak acara, penonton akan disuguhkan pagelaran utama “Bertutur Tentang Guru Bangsa” oleh Komunitas Talago Buni.

Produksi seni multimedia ini didukung oleh deretan seniman dan praktisi lintas disiplin. Di lini artistik dan musik, terdapat nama Edy Utama (Artistic Director), Muhammad Halim serta Susandra Jaya selaku Music Director sekaligus pemain. Panggung musik akan dihidupkan oleh musisi dan vokalis berbakat seperti Emri, Hasanawi, Febrianti, dan Anna Amelia Putri.

Sementara itu, narasi kebangsaan akan disuarakan oleh dua narator, Andria C. Tamsin dan Dede Primayoza. Kelancaran produksi di balik layar dikomandoi oleh Akbar Nicholas sebagai Manajer Pelaksana dan Harista Wijaya di bagian videografi.

Acara yang sarat akan nilai sejarah, budaya, dan nasionalisme ini terbuka untuk umum. Masyarakat, mahasiswa, hingga para pencinta pemikiran Buya Syafii Maarif diundang hadir untuk merefleksikan kembali cita-cita kemanusiaan dan kebangsaan yang selalu disuarakan sang Guru Bangsa semasa hidupnya.ssc/mn

 



BACA JUGA