sapi bali
Agam, sumbarsatu.com-Pengembangan sapi bali di Kabupaten Agam dilaksanakan beberapa kelompok peternak sapi di Kecamatan Ampek Nagari dan Palembayan.
“Di Kecamatan Ampek Nagari terdapat 6 kelompok peternak sapi bali, dengan jumlah sapi 408 ekor. Sedangkan di Palembayan terdapat 7 kelompok, dengan jumlah sapi 214 ekor,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Agam, melalui Sekretaris Dipertahornak, Ir. Arief Restu, M.Si, Sabtu (27/2/2016),di Lubuk Basung.
Menurut Ketua Kelompok Taban Saiyo, Jorong Lubuk Alung,Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Bgd. Firdaus.M, S.Si, sapi bali juga menjadi pilihan banyak peternak di Nagari Bawan. Bahkan kini terdapat setidaknya 1.000 ekor sapi bali Bawan, mayoritas milik peternak non kelompok.
Ada beberapa alasan, mengapa peternak lebih memilih memelihara sapi bali. Di antaranya, pertumbuhannya relatif cepat, bila dibandingkan sapi lokal, makanannya (pakan) tidak memilih. Sapi betina melahirkan setiap tahun. Sapi yang melahirkan, tubuhnya berambah segar dan besar.
“Kalau sapi bali jantan, pertumbuhannya menggembirakan. Bahkan bisa sebesar kerbau,” ujar Firdaus, Sabtu (27/02/2016), dalam perbincangan dengan sumbarsatu.com di Lubuk Basung.
Untuk menjaga agar sapi bali tidak terserang penyakit Jembrana, Arief Restu mengingatkan peternak agar selalu menjaga kebersihan lingkungan. Di samping itu, gizi pakan sapi mesti diperhatikan.
“Bila lingkungan kandang sapi terpelihara, dan gizi akan juga memenuhi syarat kesehatan, mudah-mudahan ternak terhindar dari serangan penyakit Jembrana yang mematikan itu,” ujar Arief. (MSM)
