Kapal Motor Yacht Quest 1
Padang, sumbarsatu.com—Kapal Pesiar Wisata Selancar (Motor Yacht) Quest 1, Rabu (22/7/2015) sekitar 02.30 dinihari, tenggelam di perairan Tanjung Rotai, Kepulauan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Semua kru dan penumpang dalam kondisi selamat saat dievakuasi.
Menurut Aim Zein, Ketua Asosisasi Kapal Wisata Selancar Sumatera Barat, seluruh kru dan tamu Kapal Quest 1 telah berhasil diselamatkan dan dievakuasi ke kapal Indies Trader III.
“Sekitar pukul 23.00 WIB malam tadi Indies Trader III sudah merapat di Pelabuhan Bungus Padang membawa semua kru dan tetamu,” kata Aim Zein, Kamis (23/7/2015) di Padang.
Menurutnya, penyebab Quest 1 tenggelam belum dikethui secara pasti dan detilnya. Dari laporan yang ia terima, mula-mula pertama kali air merembes cukup deras ke ruang mesin sekitar pukul 0.2.30 WIB.
“Air yang merembes dari lantai kapal ini menyebabkan genset pompa air tidak berfungsi sehingga menyulitkan menyedot air yang terus merembes. Penyebab air itu masuk cukup kencang kemungkinannya bisa saja klep air rusak dan kapal menabrak karang,” katanya.
Kapal berbendera Indonesia ini milik perusahaan besar asal Australia "Rip Curl" yang secara regular membawa turis-turis peselancar manca negara.
Saat peristiwa kecelakaan ini terjadi, seluruh awak kru kapal dan tamu-tamu wisatawan berhasil diselamatkan oleh kapal-kapal anggota AKSSB yang lain seperti Indies Trade III, Ratumotu, Barrenjoey, Mangalui, dan Raja Elang. Posisi tenggelamnya kapal 252 131 LS 100 22 BT tak jauh dari Tanjung Rotai Kepulauan Sikakap.
“Semua kapal-kapal bergerak ke lokasi setelah menerima sinyal darurat dari Quest 1. Kapal Quest 1 adalah anggota AKSSB (Asosisasi Kapal Wisata Selancar Sumatera Barat) yang selama ini dikenal baik reputasi pelayanan, fasilitas dan keselamatannya,” jelas Aim Zein. (SSC)
