Kolam ikan gurame
Agam, sumbarsatu.com—Keinginan warga Kecamatan Malalak untuk mewujudkan usaha budi daya ikan gurame, tampaknya akan terwujud. Pengadaan benih ikan akan dibantu Pusat, melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat.
“Warga telah membangun 12 unit kolam ikan, di lahan sekitar 1 ha. Kini kolam sudah siap diisi dengan benih gurame. Sayangnya, benih ikan yang diinginkan warga dimaksud tidak tersedia di DKP Agam,” kata Camat Malalak, Harmezi, Rabu (2/9/2015) dalam perbincangan dengan sumbarsatu.com di Lubuk Basung.
Karena kuatnya keinginan pemilik kolam untuk membudidayakan ikan gurame, maka pihak DKP Agam memfasilitasinya ke DKP Sumbar. DKP Sumbar kemudian memfasilitasinya ke Pusat.
“Jumat besok Tim DKP Sumbar akan meninjau kolam ikan warga,” ujarnya.
Kolam ikan tersebut terletak di Siluak, Nagari Malalak Utara. Kolam dimaksud dibangun dengan bantuan alat berat Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Agam.
“Sengaja dipilih ikan gurame, karena ingin memiliki usaha perikanan spesifik. Bila dipilih budi daya ikan nila dan majalaya,jelas kami kalah dengan petani ikan di Kecamatan Tanjung Raya,” ujarnya, menirukan ucapan para pemilik kolam.
Menurut rencana nantinya akan dibangun rumah makan masakan khas gurame. Dengan demikian,kawasan itu akan berkembang menjadi objek wisata kuliner. Di sana juga akan disediakan aneka makanan dan minuman, terutama khas Malalak. (MSM)