Green SM Masuk Palembang, Taksi Listrik Bidik Mobilitas Hijau di Kota Pempek

Sabtu, 12/09/2026 22:49 WIB
Green SM secara resmi meluncurkan layanan taksi listrik sepenuhnya di Palembang, memperluas kehadirannya di seluruh Sumatera, Indonesia.

Green SM secara resmi meluncurkan layanan taksi listrik sepenuhnya di Palembang, memperluas kehadirannya di seluruh Sumatera, Indonesia.

Palembang, sumbarsatu.com — Green SM resmi meluncurkan layanan taksi listrik di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (12/9/2026). Palembang menjadi kota kedua di Sumatera yang dilayani perusahaan mobilitas listrik tersebut setelah Bandar Lampung.

Kehadiran Green SM di Palembang memperluas jaringan layanan taksi listrik perusahaan di Indonesia sekaligus membawa pilihan transportasi perkotaan berbasis kendaraan listrik ke salah satu pusat perdagangan dan jasa utama di Sumatera. Sebelumnya, Green SM telah mengembangkan layanan di sejumlah kota, antara lain Jakarta, Makassar, Surabaya, Bali, dan Bandar Lampung.

Ekspansi tersebut dilakukan ketika kebutuhan mobilitas perkotaan di Palembang terus berkembang. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang, jumlah penduduk Palembang mencapai 1.801.367 jiwa berdasarkan data 2024.

Perekonomian kota ini juga tumbuh 5,91 persen secara tahunan pada triwulan I 2026, dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp59,30 triliun. 

Green SM menjadikan momentum peluncuran tersebut sebagai bagian dari kampanye “Green Your Move, Refresh Your City”. Kampanye itu diarahkan untuk mendorong masyarakat menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas udara perkotaan.

Kampanye tersebut juga dikaitkan dengan inisiatif Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) yang mengangkat tema perlindungan ekosistem dan udara.

CEO Global Green SM, Pham Nhat Minh Hoang, mengatakan ekspansi ke Palembang merupakan bagian dari upaya perusahaan membawa konsep mobilitas hijau lebih dekat kepada masyarakat Indonesia.

“Saya senang Green SM memiliki kesempatan lain untuk membawa nilai-nilai positif mobilitas hijau kepada lebih banyak orang di seluruh Indonesia,” kata Pham Nhat Minh Hoang dalam keterangan perusahaan, Sabtu (12/9/2026).

Menurut dia, Green SM ingin menjadikan layanan transportasi listrik sebagai pilihan yang dapat diandalkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Perusahaan mengandalkan armada kendaraan listrik sepenuhnya, pengemudi profesional, kualitas pelayanan yang konsisten, serta sistem tarif yang transparan.

Green SM menyebut kehadiran armada listrik tersebut bukan hanya ditujukan untuk menghadirkan alternatif transportasi, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan. Perusahaan mengklaim penggunaan kendaraan listrik dalam operasionalnya telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon.

Secara global, Green SM menyatakan telah menyelesaikan sekitar 850 juta perjalanan dengan total jarak hampir 6 miliar kilometer. Dari perjalanan tersebut, perusahaan mengklaim telah membantu mengurangi lebih dari 800.000 ton emisi karbon dioksida (CO₂), atau setara dengan kapasitas penyerapan karbon sekitar 36 juta pohon.

Untuk pasar Palembang, Green SM juga menyiapkan program promosi khusus dalam rangka peluncuran. Pengguna dapat menikmati diskon 100 persen hingga Rp50.000 pada 12–16 September 2026. Promo kemudian dilanjutkan dengan potongan 50 persen hingga Rp50.000 pada 17–25 September dan diskon 35 persen hingga Rp50.000 pada 26 September–2 Oktober 2026.

Kehadiran layanan tersebut menambah pilihan transportasi berbasis kendaraan listrik bagi masyarakat Palembang. Green SM sendiri telah mencantumkan Palembang sebagai salah satu lokasi operasionalnya dan menempatkan depot di kawasan Asrama Haji Palembang, Jalan Letjen Harun Sohar, Kecamatan Sukarami.

Green SM dalam situs resminya menawarkan sedikitnya dua kategori layanan, yakni Green Car untuk perjalanan harian dan Green Premium dengan kabin yang lebih luas. Keduanya diposisikan sebagai layanan perjalanan berbasis kendaraan listrik yang mengutamakan kenyamanan dan mobilitas rendah emisi.

Selain ekspansi armada, perusahaan juga mengembangkan program peningkatan kualitas layanan. Pada Agustus 2026, Green SM meluncurkan program “Green SM Is Listening” secara nasional untuk membuka ruang bagi pelanggan memberikan masukan mengenai pelayanan. Program tersebut disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan memperkuat transparansi, konsistensi, dan keandalan layanan.

Masuknya taksi listrik ke Palembang juga memiliki konteks lingkungan yang kuat. Beberapa hari sebelum peluncuran Green SM, kualitas udara Palembang sempat menjadi perhatian akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan.

Kondisi tersebut bahkan mendorong aktivitas pembelajaran sejumlah sekolah dialihkan sementara ke pembelajaran jarak jauh karena kualitas udara yang memburuk.

Kondisi itu memperlihatkan bahwa isu transportasi rendah emisi tidak berdiri sendiri. Mobilitas perkotaan merupakan salah satu bagian dari persoalan kualitas lingkungan yang harus ditangani bersama dengan pengendalian emisi, pengelolaan transportasi, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Dengan populasi sekitar 1,8 juta jiwa dan aktivitas ekonomi yang terus berkembang, kebutuhan terhadap sistem transportasi yang nyaman, aman, dan lebih ramah lingkungan menjadi semakin penting bagi Palembang. BPS mencatat perekonomian Palembang pada triwulan I 2026 tumbuh 5,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Green SM menyatakan ekspansi di Palembang tidak berhenti pada penyediaan kendaraan listrik. Perusahaan juga menargetkan penciptaan lapangan kerja, pengembangan talenta lokal, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem mobilitas hijau.

Peluncuran di Palembang sekaligus memperlihatkan bahwa kendaraan listrik mulai diarahkan bukan hanya sebagai produk otomotif, tetapi sebagai bagian dari perubahan pola mobilitas perkotaan.

Tantangannya adalah memastikan layanan tersebut dapat berkembang secara berkelanjutan, memiliki cakupan yang memadai, dan mampu menjadi pilihan transportasi yang kompetitif bagi masyarakat. ssc/mn



BACA JUGA