Triwulan Pertama 2025 Produksi Ikan Budi Daya di Agam Mencapai 16.850,60 Ton

Minggu, 21/09/2025 16:04 WIB

Agam, sumbarsatu.com-Triwulan pertama tahun 2925, produksi ikan budi daya di Agam mencapai 16.850,60 ton, ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Agam, Rosva Deswira, Minggu (21/9/2025).

Menurutnya, produksi ikan tersebut berasal dari 8 media berupa kolam air tenang, kolam air deras, kolam terpal, budidaya ikan di saluran, keramba irigasi, keramba jaring apung, mina padi dan tambak.

Produksi ikan triwulan pertama tahun 2025 paling banyak jenis nila. Penghasil ikan terbanyak adalah keramba jaring apung (KJA) di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

Produksi ikan tersebut dipasarkan ke berbagai pasar tradisional di kabupaten atau kota di Sumbar, Riau, Jambi, Bengkulu dan Sumatera Utara. Dikatakan, harga ikan mencapai Rp25.000/Kg di tingkat petani.

Dijelaskan, tahun 2023 produksi ikan daerah itu sebanyak 30.660,68 tonTahun 2024 mencapai 33.409,39 ton.

Sedangkan produksi 2025, ditargetkan meningkatkan dari tahun sebelumnya. Namun tidak dijelaskan berapa target dimaksud.

Untuk mencapai target tersebut dilakukan dengan menumbuhkan dan meningkatkan usaha budidaya ikan yang memiliki produktivitas tinggi, terutama pada komoditi yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Meningkatkan produktivitas lahan berupa intensifikasi, terutama pada kolam air tenang dan minapadi.

Setelah itu diversifikasi lahan non perikanan dengan cara tumpang sari dan penyela, antara lain minapadi, baganangan, minaholti, meningkatkan pembinaan dan penyuluhan ke lapangan.

Semua itu akan dilakukan dengan harapan target akan tercapai nantinya. Sementara untuk produksi ikan laut pada triwulan pertama 2025 sebanyak 4.349,25 ton. (MSM)

Lebaran

BACA JUGA