Fakultas Teknik Unand Gelar Diskusi Akademik tentang Rancangan Kurikulum di Era 5.0

Senin, 01/07/2024 17:18 WIB

Padang, sumbarsatu.com--Fakultas Teknik Universitas Andalas melaksanakan diskusi akademik tentang "Rancangan Kurikulum di Era 5.0" dengan fokus pembahasan kurikulum Prodi Arsitektur dalam menghadapi tantangan masa depan, Senin, 1 Juli 2024 di Ruang Sidang Dekanat.

Diskusi menghadirkan narasumber utama Aswin Indraprastha, S.T, M.T, M.Eng., Ph.D, pakar rekayasa teknik dan pendidikan tinggi dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Aswin Indraprastha menyampaikan berbagai strategi dan pendekatan yang perlu diadopsi oleh Program Studi Arsitektur untuk memastikan lulusannya siap menghadapi tantangan di Era 5.0.

Ia menekankan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian dalam pengelolaan kurikulum Prodi Arsitektur, di antaranya adalah integrasi teknologi digital.

"Penerapan teknologi digital dalam proses pembelajaran dan perancangan arsitektur. penggunaan software desain terkini dan simulasi digital harus menjadi bagian integral dari kurikulum. Dengan demikian, mahasiswa dapat menguasai keterampilan teknis yang relevan dan siap menghadapi perkembangan teknologi yang pesat," papar Aswin.

Selain itu, Aswin juga menekankan tentang perlunya konsep arsitektur berkelanjutan dan cerdas menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi ini. Integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan Big Data dalam desain bangunan akan menciptakan bangunan yang efisien dan ramah lingkungan.

Menurutnya, kurikulum harus mencakup pendidikan mengenai teknologi ini agar mahasiswa siap merancang bangunan yang tidak hanya fungsional, tetapi juga berkelanjutan.

Diskusi ini dibuka oleh Ketua Prodi Arsitektur Universitas Andalas, Ir. Ahmad Junaidi, M.T., M.Eng.Sc. Ia menyampaikan bahwa diskusi tentang kurikulum, khususnya bagi Prodi Arsitektur, sangat penting dalam pengembangan Prodi Arsitektur Unand ke depan.

"Saya berharap diskusi ini dapat menghasilkan ide-ide segar dan inovatif yang dapat diterapkan dalam kurikulum Prodi Arsitektur. Perubahan dan pembaruan kurikulum adalah langkah krusial untuk memastikan bahwa lulusan kita memiliki kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja yang terus berkembang," ujar Ahmad Junaidi.

Diskusi ini tidak hanya dihadiri oleh akademisi dari Fakultas Teknik Unand, tetapi juga dari Fakultas Teknik Universitas Ekasakti dan Fakultas Teknik Universitas Bung Hatta. Seluruh civitas akademika Fakultas Teknik diundang untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi ini.

Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang tukar pikiran, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam pembaruan kurikulum yang lebih responsif terhadap perubahan zaman. SSC/PIK



BACA JUGA