Provinsi Bangka Belitung menjadi tuan rumah iven internasional Festival Budaya dan Ekonomi Antarbangsa pada 20-22 Maret 2020 yang dipusatkan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur
Tanjung Pandan, sumbarsatu.com—Provinsi Bangka Belitung menjadi tuan rumah iven internasional Festival Budaya dan Ekonomi Antarbangsa pada 20-22 Maret 2020 yang dipusatkan di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Iven berpaduan pariwisata, budaya dan ekonomi bisnis ini merupakan agenda berkala Malindo Business & Cultural Center (MBCC) Asia yang perpusat di Kuala Lumpur, Malaysia ini. Ada 10 negara yang bakal hadir, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, Philipina, Myanmar, Laos, Brunei, Kamboja, Thailand, dan Indonesia sebagai tuan rumah.
Ketua Pengarah Malindo MBCC Asia, Profesor Datuk Seri Dr. Alex Ong, menyebutkan, Provinsi Kepulauan Bsngka Belitung merupakan anak angkat Malindo MBCC Asia. Pasalnya pada 2014, Malindo MBCC Asia dilaksanakan di Kepulauan Belitung.
“Saat itu (2014) MBCC membawa wisatawan serta investor ke Kepulauan Bangka Belitung, khusus ke Belitung dengan menggunakan pesawat carter, Sampai sekarang sudah 4 kali pesawat carteran mendarat di Bandar Udara Internasional H.A.S. Hanandjoeddin, Tanjung Pandan.
“Maka, MBCC Asia merasa sangat beruntung. Kini sudah terbuka penerbangan langsung (direct) dari Kuala Lumpur-Tanjung Pandan. Dan tak menutup akan dibuka pula Singapura-Tanjung Pandan, serta negara sahabat lainnya. Rencana akan dibuka pula penerbangan langsung dari Singapura dan negara-negara sahabat yang lain ke Tanjung Pandan dan Pangkal :Pinang,” kata Alex Ong dalam relis yang diterima sumbarsatu, Sabtu (15/2/2020).
Dengan kesiapan yang matang dan tata kelola kepariwisataan yang berbasis hospitalitas budaya, Kepulauan Bangka Belitung, Pulau Belitung khususnya, Alex Ong menyebutkan, kawasan ini berpeluang menjadi destinasi wisata utama setelah Bali dan Lombok.
“Malindo MBCC Asia dapat merasakan Kepulauan Belitung bisa jadi destinasi utama setelah Bali, Lombok. Tumpuan pariwisata Provinis Bangka Belitung diarahkan kepada Kepulauan Belitung. Dengan adanya tempat serta objek pariwisata yang begitu indah dan kuliner yang bergitu enak serta segar, menjadi modal dasar untuk mencapai itu. Hal ini sekaligus dapat menyakinkan para wisatawan untuk datang ke Kepulauan Belitung sebagai destinasi. Ini akan membuka peluang investasi pada mereka yang masih mencari peluang bisnis dan usaha dalam berbagai bidang,” urainya.
Dikatakannya lebih jauh, Festival Budaya dan Ekonomi Antarbangsa bertaraf internasional yang dipusatkan di Pulau Belitung akan mendatangkan lebih dari satu pesawat peserta dari negara sahabat yang mayoritasnya dari Negara Malaysia dan Singapura serta negara-negara sahabat yang lain.
“Acara-acara yang akan diselenggarakan bersama adalah pertukaran budaya, sosialisasi dan bertemu delegasi bisnis, acara makan malam dan persembahan busana serta paparan peluang investasi.
“Kami sangat bangga karena Kepulauan Belitung masih mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan dan Kepulaun Belitung ini juga merupakan satu kepulaun yang dianugerahi karena masyarakatnya yang baik dan banyak peluang-peluang yang bisa digali bersama dan memberi peluang pekerjaan kepada masyarakat Belitung serta membangun ekonomi Kepulauan Bangka Belitung itu sendiri,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, menyatakan sudah siap menyambut tamu-tamu yang akan datang ke Bangka Belitung memeriahkan Festival Budaya dan Ekonomi Antarbangsa. Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selalu terbuka untuk para tamu, wisatawan, dan investor yang ingin berusaha di Kepulauan Bangka Belitung.
"Festival Budaya dan Ekonomi Antarbangsa menjadikan negara-negara yang tergabung dalam BMCC Asia semakin erat dalam satu visi pengembangan budaya dan ekonomi. Kepulauan Bangka Belitung siap melaksanakan secara baik iven yang terhormat ini. Dan kami sangat bangga dipercaya sebagai penyelenggara,” kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung. (SSC)