Batang Saman Meluap, Pasaman Barat Banjir Lagi

-

Jum'at, 06/01/2017 17:47 WIB
Batang Saman, Kecamatan Pasaman meluap dan mengakibatkan arus transportasi dari Simpang Empat menuju Ujung Gading terputus karena air mengenangi badan jalan sekitar 70 centimeter.

Batang Saman, Kecamatan Pasaman meluap dan mengakibatkan arus transportasi dari Simpang Empat menuju Ujung Gading terputus karena air mengenangi badan jalan sekitar 70 centimeter.

Simpang Empat, sumbarsatu.com- Setelah Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) dilanda longsor dan banjir, kali ini Batang Saman, Kecamatan Pasaman meluap dan mengakibatkan arus transportasi dari Simpang Empat menuju Ujung Gading terputus karena air mengenangi badan jalan sekitar 70 centimeter.

"Benar, banjir kembali terjadi di Labuah Luruih, Kecamatan Pasaman. Puluhan rumah terendam dan arus transportasi terputus bagi kendaraan yang berukuran rendah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pasaman Barat, Try Wahluyo di Simpang Empat, Jumat (6/1/2016).

Ia mengatakan meluapnya Sungai Batang Saman terjadi pada Jumat (6/1) siang akibat hujan yang terus terjadi dalam dua hari ini. Saat ini petugas BPBD, SAR, pihak Kepolisian dan PMI sudah turun kelapangan untuk memberikan bantuan.

Menurutnya, akibat banjir di Labuah Luruih Batang Saman, arus transportasi juga sempat terganggu karena air menutupi jalan lintas Simpang Empat - Ujung Gading.

“Dari rumah warga yang teren­dam banjir, untuk sementara mereka mengungsi ke rumah sanak familinya yang tidak ter­kena banjir. Hingga saat ini tidak ada korban jiwa,” jelasnya.

Ia menjelaskan, hujan yang turun sejak Kamis (5/1) malam membuat sungai di empat keca­matan itu meluap ke pemukiman warga. Ketinggian air di perkira­kan 70 centimeter.

Sementara itu, Bupati Pasa­man Barat, Syahiran mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca eks­trim saat ini.

“Bagi yang ber­domisili di dekat perbukitan, tepi sungai dan laut agar hati-hati karena bencana bisa terjadi kapan saja. Kami sedang memberikan bantuan secepatnya. Alat berat disediakan jika terjadi longsor begitu juga perahu karet,” katanya.

Ia berharap kepada petugas di lapangan segera mendata korban banjir untuk diberikan bantuan. Selain itu kepada masyarakat agar memberikan informasi secepatnya jika bencana melanda daerah masing-masing.

Menurut Seorang warga Ba­tang Saman Ir (34), air mulai memasuki rumah warga sekitar pukul 12.00 WIB. Semakin siang air semakin tinggi hingga masuk ke rumah.

“Kedalaman air di dalam rumah sekarang hampir mencapai satu meter dan kami tergesa gesa mengemasi barang barang” ujarnya.

Ia mengharapkan bantuan kepada semua pihak agar banjir yang melanda di wilayahnya bisa teratasi.

“Kami butuh bantuan normalisasi sungai agar kami bisa terbebas dari banjir,” harapnya. (NIR)



BACA JUGA