Penipu Berkedok Penjual Emas Perhiasan Mulai Masuk Agam

-

Sabtu, 29/10/2016 18:58 WIB
large-ilustrasi-emas-batangan

large-ilustrasi-emas-batangan

Agam, sumbarsatu.com--Salah satu dampak buruk dari kesulitan ekonomi ialah meningkatnya tindak kejahatan. Salah satu kejahatan dimaksud adalah penipuan.

Kini, para para penipu mengincar para pedagang emas perhiasan. Mereka diinformasikan mulai beroperasi di Kabupaten Agam, khususnya di Agam belahan barat. Makanya, para pedagang emas perhiasan di kawasan itu diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Kelengahan akan menimbulkan kerugian dan penyesalan.

Menurut salah seorang pedagang emas perhiasan, yang juga seorang pengacara, H. Abdullah Safari, SH, Sabtu (29/10/2016), di Pasar Terminal Antokan Lubuk Basung, diduga para penipu tersebut sudah beroperasi di berbagai pasar di Agam belahan barat, seperti di Pasar Padang Baru Lubuk Basung, Pasar Bawan, Kecamatan Ampek nagari, dan pasar lainnya.

Modusnya, para penipu itu mendatangi toko mas, dan mengaku hendak menjual emas perhiasan. Namun, emas perhiasan tersebut tidak murni lagi, karena diduga barang mas itu adalah benda yang dilapisi dengan emas.

Karena barang tersebut berupa benda yang dilapisi dengan emas, sulit pada pedagang yang kurang teliti untuk mengetahui keasliannya. Yang membuat sering pedagang kecele, emas perhiasan itu dilengkapi dengan surat pembelian dari toko emas tertentu. Pengujian dengan cara dibakar, tidak akan mempan, seperti disampaikan pedagang emas perhiasan, Maspar.

“Untuk mengetahui asli atau tidaknya, perhiasan tersebut mesti dipotong, atau di proses seperti pembuatan perhiasan emas,” ujar pedagang yang setiap Sabtu membuka toko emasnya di Pasar Terminal Antokan.

Maspar mengaku pernah didatangi para penipu tersebut,ketika berjualan di pasar lainnya. Ia semula tertarik untuk membelinya, karena barang yang ditawarkan halus dan rapi buatannya. Namun setelah ditimangnya, beratnya terasa tidak sesuai dengan volume barangnya. Maka , dengan halus ditolaknya.

Baik H. Abdullah Sapari, maupun Maspar, mengimbau agar para pedagang emas perhiasan di daerah itu jangan tertarik membeli barang yang diragukan,dari orang yang tidak jelas. Karena penipu sangat lihai dan pintar melakukan aksinya.

Keduanya mengaku belum mendapat informasi, kalau ada pedagang emas perhiasan di kawasan Agam belahan barat kena tipu. Dengan meningkatkan kewaspadaan, diharapkan para pedagang dimaksud terhindar dari penipuan.

“Bila ada penipu menawarkan emas perhiasan yang diduga palsu, sebaiknya segera melaporkannya kepada pihak penegak hukum, agar mereka dapat diamankan,” ujar Abdullah Sapari pula. (MSM)



BACA JUGA