Sungai Batang Sangir Solok Selatan Meluap, 3 Kecamatan Direndam Banjir

Rabu, 30/12/2015 19:52 WIB
Ilustrasi: Sungai Batang Sangir Solok Selatan meluap, 3 kecamatan direndam banjir

Ilustrasi: Sungai Batang Sangir Solok Selatan meluap, 3 kecamatan direndam banjir

Solok Selatan, sumbarsatu.com—Banjir merendam tiga kecamatan di Solok Selatan, Sumatera Barat. Hujan deras sejak pukul 20.00 WIB, Rabu (29/12/2015 hingga subuh Kamis (30/12/2015) menyebabkan Sungai Batang Sangir meluap. Ratusan rumah terendam, jembatan gantung putus, serta sejumlah ternak warga hanyut. Belum ada laporan korban jiwa. Sementara kerugian masih dikalkulasikan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Dalwison, di Padang Aro, mengatakan, tiga kecamatan yang terkena banjir luapan Sungai Batang Sangir, yaitu Kecamatan Sangir, Sangir Jujuan dan Sangir Batang Hari.

“Kami sedang menghimpun data di lapangan dan belum diketahui berapa banyak kerugian serta jumlah rumah yang terendam dan area pertanian warga yang terkena dampaknya,” kata Dalwison.

Di Kecamatan Sangir, air merendam Jorong Gaduang, Nagari Lubuk Gadang Timur. Di jorong ini sebuah jembatan gantung untuk akses publik untik membawa hasil pertanian putus sehingga daerah ini terisolir. Selanjutnya Jorong Magis, Nagari Lubuk Gadang Utara. Di jorong ini 4 unit rumah warga terendam banjir hingga setengah tinggi rumah.

Kecamatan Sangir Jujuan, banjir merusak tali bandar  dan 4 saluran irigasi, yaitu irigasi Padang Air Dingin, Irigasi Batikan, Irigasi Sawah Padang, dan Irigasi Padang Limau Sundai. Akibat rusaknya irigasi ini, diperkirakan musim tanam petani terganggu.

Di kecamatan ini, selain irigasi, juga banjir menghanyutkan 7 ekor ternak kambing warga. Jorong yang terkena rendaman luapan Sungai Batang Sangir itu adalah Jorong Koto Gadang, Nagari Lubuk Malako, Jorong Kapalo Koto, Nagari Bidar Alam merendam ½ haktare sawah siap panen, Jorong Jorong Simpang Tiga, 1/2 ha sawah, Jorong Pasa, Nagari Bidar Alam, 1 hektare sawah terendam, dan Jorong Batikan, Nagari Bidar Alam, 1,5 hektare sawah dipenuhi air luapan.

Untuk Kecamatan Sangir Batang Hari, yang tak luput dari luapan Sungai Batang Sangir, adalah  Nagari Ranah Pantai Cermin, merendam sawah 200 hektare, 12 ekor kerbau hanyut,   merusak tanaman palawija 3 hektare dan 300 batang sawit, sedangkan kolam ikan terendam banjir seluas 150 m3.

Di Nagari Abai, kecamatan yang sama, sawah 50 hektarre direndam banjir, tanaman palawija 1 hektare. Sedangkan di Nagari Dusun Tangah dan Nagari Sitapus, 7 hektare sawah terendam. (NA)



BACA JUGA