Seluruh Anggota DPRD Agam Kunjungan Kerja, Kantor Dewan Seperti Rumah Hantu
Agam, sumbarsatu.com—Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam, Selasa (24/2/2025) siang kosong kelompong sehingga pelayanan untuk aspirasi masyarakat tak berjalan dengan baik. Kosongnya gedung rakyat itu, karena semua anggota DPRD pergi kunjungan kerja berbagai kota di Pulau Jawa.
Pantauan sumbarsatu.com, semua ruang kerja anggota dewan tampak sepi dari aktivitas para wakil rakyat tersebut. Ruang pimpinan DPRD juga tertutup. Dari informasi yang dihimpun sumbarsatu.com, ke 45 anggota DPRD Agam sedang melakukan kunjugan kerja ke sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa.
"Katanya sedang melakukan kunker kesejumlah wilayah di luar Pulau Jawa. Tapi tak tahu dari kapan dan sampai kapan kunkernya," kata salah seorang pegawai di kantor DPRD Agam yang tidak mau identitasnya dituliskan.
Ketua Forum Masyarakat Adat Selingka Danau Mainjau Idham Rajo Bintang, yang Selasa siang mendatangi DPRD terpaksa tidak bisa menyalurkan aspirasinya. Padahal, kata dia, aspirasi ini sangat penting mengingat tuntutannya tersebut menyangkut persoalan orang banyak terhadap PLTA yang telah mengsangsarakan masyarakat sekitar.
“Berkaitan dengan surat yang telah kami masukkan ke DPRD Agam pada Januari lalu sampai saat ini belum ada balasannya. Maka dari itu kami mendatangai kantor DPRD. Kami inigin mendapat jawaban dan sikap DPRD Agam terkait yang PLTA Maninjau,” kata Idham Rajo Bintang dengan wajah kecewa di Gedung DPRD Agam.
Dikatakan Rajo Bintang, program kunker tersebut memang penting, tapi yang menjadi persoalan kemanapun anggota dewan melakukan kunker dan studi banding keluar kota, manfaatnya masih belum bisa dirasakan oleh masyarakat.
"Persoalannya, untuk melakukan kunker itu memakan anggaran yang tidak sedikit. Lebih baik, anggaran sebesar itu digunakan untuk perbaikan infrastruktur atau dibantu masyarakat yang lemah sisi ekonominya. Karena dari dulu sampai sekarang belum ada perubahan yang signifikan akan program kunker tersebut," jelasnya.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Agam, Marga Indra mengatakan, semua anggota dewan melaksanakan studi banding ke tiga tempat yaitu Bandung, Lombok dan Denpasar mulai dari Selasa (24/2) sampai Sabtu (28/2).
“Terkait masalah pelayanan publik di gedung DPRD, memang saat ini semua dewan tidak ada di kantor, hanya ada beberapa staf yang sengaja disiapkan untuk menampung aspirasi masyarakat,” ujarnya. (SSC-2)