Pasbar, sumbarsatu.com-- Gubernur Sumbar diwakili Kepala Biro Kesra Setda Pemprov Sumbar, Edi Dharma, resmikan Yayasan Pesantren An-Najjar di Jorong Aek Nabirong Nagari Pematang Panjang Kecamatan Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu siang, (11/4/2026).
Gubernur kata Edi, mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Najjar Lubis, tokoh masyarakat Pasaman Barat, yang telah berinovasi mendirikan pondok pasantren modern untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di Aek Nabirong Pasaman Barat.
"Kehadiran pesantren akan memperkuat generasi muda yang berilmu, bersaing dan berakhlak mulia," kata Edi Dharma.
Diharapkan dari pesentran ini akan melahirkan generasi yang cerdas dan hafiz-hafiz Alquran, generasi emas masa depan.
Dia menyebut akan membantu dan menfasilitasi kemajuan pondok pesantren di Sumbar dan Pasbar. Di Sumbar ada 307 pesantren yang mendapat dukungan bantuan dari Pemprov Sumbar.
Bupati Pasaman Barat diwakili Kepala Balitbangda Jhon Hendri, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas tekad Najjar Lubis, yang telah membantu Pemda Pasaman Barat dalam bidang pendidikan.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Najjar Lubis yang telah merintis akses jalan ke utara Madina Sumut.
Jhon Hendri menyebut, Pemda Pasaman Barat juga telah mengalokasikan dana Rp185 miliar untuk membuka akses jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang Pasaman Barat.
"Pada intinya Pemda Pasaman Barat siap bekerjasama dengan tokoh-tokoh yang siap membangun ditengah keterbatasan anggaran APBD saa ini," katanya.
Kepala Kemenag Pasaman Barat, diwakili Kasi Pesantren Sufrinas, memberikan apresisasi atas tekad dan kemauan Najjar Lubis, dalam membangun pesentran tersebut.
"Ini sudah menambah jumlah pesantren kita dari 34 menjadi 35. Semoga ini menjadi ibadah di sisi Allah SWT," katanya.
Sementara itu Najjar Lubis, saat memberikan sambutan menyebut, dia telah mengimpikan mendirikan pesentran tersebut sejak tahun 2002 silam, dan baru tahun ini terwujud.

"Semasa saya masih dinas di TNI, banyak impian saya dulu, mulai membuka jalan, membuat tempat wisata, dan pesantren. Alhamdulillah impian itu terwujud berkat dukungan masyarakat dan kemauan yang kuat. Kalau kemauan kita kuat, Allah akan membukakan jalan," kata Najjar berkisah soal cikal bakal mendirikan pesantren.
Najjar berkisah dengan pangkat Pratu, saat itu mustahil rasanya bisa membangun kampung halaman, membuka jalan di kampung, dan jalan ke Madina Sumut serta membuat pesantren. Tetapi dengan tekad dan semangat kecintaan kepada kampung halaman tidak ada hal yang mustahil.
"Saat saya membuat jalan lingkar banyak yang cemooh, tetapi saya tidak surut. Hal itu saya jadikan saja tantangan saja untuk membangun," imbuh Najjar.
Dia juga menyatakan kesiapan membangun kolam perikanan sekitar 50 hektar yang akan bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
Di sektor olahraga, dia juga menyatakan kesiapannya untuk membangun sarana dan prasarana olahraga untuk semua cabang.
"Semua itu bisa dilaksanakan kalau ada dukungan dan kerjasama dari Pemda Pasaman Barat, Pemprov, tokoh masyarakat," tukasnya.
Dia juga akan berencana akan melaksanakan Kejuaraaan Nasional di lapangan olahraga yang ada di lokasinya.
Tokoh masyarakat setempat Haholongan Lubis, dalam sambutan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pendiri Yayasan Pesantren Modern An-Najjar oleh Najjar Lubis yang telah membangun pesantren untuk mencerdaskan anak anak bangsa di daerah tersebut.
"Ini sangat bermanfaat bagi pendidikan anak-anak kita disini, semoag allah berikan kesehatan dan umur panjang kepada pendiri yayasan, sehinga memberi manfaat kepada masyarakat," kata Haholongan Lubis.
Dia menyebut gagasan dan ide yang dibuat Najjar Lubis diharapkan bisa bermanfaat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa atau anak-anak di Pasaman Barat.
Peresmian pesantren tersebut, dihadiri Bupati Pasaman Barat yang diwakili Kepala Balitbangda Jon Hendri, Anggota DPRD Sumbar Ade Putra (Gerindra), Hanafi Lubis, (Fraksi PKS), Niat Lubis (Anggota DPRD Pasbar), Yunisra Syahiran tokoh masyarakat dan mantan anggota DPRD Sumbar, Kepala Kemenag, Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo, Kapolsek Ranah Batahan AKP Junaidi, Komandan Koramil Sungai Beremas, ustadz Sabrata, Kepala KUA dan tokoh masyarakat setempat.
Hadir juga dalam peresmian pesantren tersebut, Kadis Kelautan Pemprov Sumbar diwakili Luthfi, S.Pi., Kabid Peningkatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan (PDSKP) Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Sumbar.
Peresmian pondok pesantren tersebut, juga diisi dengan ceramah agama oleh Ustadz Sabrata.
(Ssc/nir)