-
Padang, sumbarsatu.com— Penyerahan ILUNI UNP Award 2026 kepada para pemenang dalam 10 kategori dan dua penerima penghargaan khusus mewarnai malam puncak ILUNI UNP di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sabtu (24 Oktober 2026) malam. Perhelatan tersebut sekaligus menutup rangkaian peringatan Dies Natalis ke-72 UNP yang diisi dengan berbagai acara dan perlombaan.
Malam puncak ILUNI UNP berlangsung sehari setelah puncak peringatan Dies Natalis ke-72 UNP, Jumat (23 Oktober 2026). Acara pada malam sebelumnya berfokus pada pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memperingati hari jadi UNP.
Selain dihadiri jajaran pimpinan universitas, malam puncak ILUNI UNP 2026 juga dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ILUNI UNP dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran para pengurus daerah tersebut memperkuat suasana kebersamaan keluarga besar alumni dengan jajaran pimpinan almamater.
Sejumlah pimpinan UNP yang hadir meliputi senior eksekutif, sekretaris universitas, para wakil rektor, dekan, hingga kepala direktorat. Sambutan pembukaan disampaikan Ketua ILUNI UNP Drs. Nadirman, M.M., Ketua Dewan Pembina ILUNI UNP Prof. Ganefri, Ph.D., serta Rektor UNP Ir. Krismadinata, Ph.D.
Berdasarkan pengumuman Tim Seleksi ILUNI UNP Award 2026 tertanggal 20 Oktober 2026, sebanyak 72 nama masuk dalam proses penjaringan. Melalui rapat dan musyawarah, tim seleksi kemudian menetapkan 20 nominator dalam 10 kategori sebelum menentukan para penerima penghargaan.
Ketua Tim Seleksi yang juga Sekretaris UNP, Prof. Dr. Erianjoni, M.Pd., menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kiprah alumni di berbagai bidang.
“Kami ingin penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kiprah alumni dapat memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya. Ada banyak ruang pengabdian yang dapat diisi, baik melalui pendidikan, penelitian, pelayanan publik, kesenian, maupun dunia usaha,” ujar Erianjoni.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat memperkuat hubungan antara alumni dan almamater sekaligus mendorong kontribusi yang berkelanjutan.
“Penghargaan ini diharapkan menjadi energi untuk mempererat kebersamaan. Pengalaman dan jejaring alumni merupakan modal penting untuk bersama-sama memajukan almamater dan memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pada kategori Manajemen Pendidikan Tinggi, penghargaan diberikan kepada Prof. Ir. Ganefri, Ph.D. Sementara itu, Prof. Dr. Mestika Zed, M.A., ditetapkan sebagai penerima penghargaan kategori Akademisi.
Penghargaan kategori Praktisi Kependidikan diraih Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., sedangkan kategori Peneliti diberikan kepada Prof. Dr. Rahadian Zainul, M.Si.
Pada kategori Politisi dan Birokrat, tim seleksi menetapkan Dr. Fauzi Bahar, M.Si., sebagai pemenang. Penghargaan kategori Sastrawan diberikan kepada Prof. Dr. Harris Effendi Thahar, M.Pd., sementara kategori Jurnalis diraih Khairul Jasmi, S.Pd., M.M.
Selanjutnya, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram menerima penghargaan kategori Olahraga dan Kepemudaan. Penghargaan kategori TNI/Polri diberikan kepada Irjen Pol. (Purn.) Dra. Desy Andriani, sedangkan Bobby Rahman, S.H., S.T., ditetapkan sebagai pemenang kategori Dunia Usaha dan Teknologi Industri.
Selain penghargaan dalam 10 kategori tersebut, panitia juga memberikan dua penghargaan khusus. Drs. Ali Mukhni, M.M., menerima penghargaan Lifetime Achievement, sedangkan Fajar Afrianto, S.Ds., meraih penghargaan Outstanding Young Achievement.
Malam puncak tersebut semakin meriah dengan peragaan busana Bundo Kanduang Outfit, pertunjukan rabab pasisia oleh Prof. Dr. Ermanto, penampilan lagu oleh Ratu Sikumbang, serta tari tradisional. Berbagai pertunjukan itu melengkapi rangkaian penyerahan penghargaan sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi para alumni yang hadir.
Pada kesempatan yang sama, sejumlah alumni terkemuka dan pemangku kepentingan UNP turut berpartisipasi dalam pengumpulan dana abadi ILUNI UNP. ssc/rel