Selasa, 23/06/2026 15:02 WIB

Bupati Yulianto Lepas Atlet Silat ke Jurnas

nir

nir

 
Simpang Empat, sumbarsatu.com – Bupati Pasaman Barat Yulianto melepas 23 atlet Perguruan Silat Tenaga Dasar (PSTD) Indonesia Kabupaten Pasaman Barat untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Pencak Silat Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Championship 2026. 
 
Kejuaraan akan berlangsung di Auditorium UNP, Kota Padang, pada 25-28 Juni 2026.
 
Pelepasan berlangsung di halaman rumah dinas bupati, Senin (22/6). Turut mendampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto dan pengurus PSTD Pasaman Barat.
 
Dalam arahannya, Bupati Yulianto meminta atlet tampil percaya diri dan menjaga sportivitas. Ia menilai keikutsertaan ini menjadi bukti pembinaan pencak silat di Pasaman Barat yang terus berkembang.
 
"Anak-anak kita memiliki bakat dan potensi luar biasa. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan bertandinglah dengan percaya diri untuk membawa nama baik Pasaman Barat," ujar Yulianto.
 
Ia mengingatkan atlet menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan kesiapan mental selama kejuaraan. Menurut dia, kesiapan itu menjadi penentu raihan prestasi.
 
Yulianto berharap keikutsertaan tidak hanya mengejar medali, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, dan semangat juang. Ia juga berharap prestasi atlet dapat menginspirasi pelajar untuk aktif berolahraga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
 
Ketua PSTD Pasaman Barat Teguh Santoso mengatakan seluruh atlet telah menjalani latihan intensif. Atlet yang diberangkatkan berasal dari kelompok usia dini hingga dewasa dan akan turun pada sejumlah nomor, dengan andalan pada kategori seni tunggal.
 
"Kami memberangkatkan 23 atlet hasil pembinaan berkelanjutan. Mereka siap bertanding pada sejumlah nomor yang diperlombakan. Kami optimistis mampu memberikan hasil terbaik," kata Teguh.
 
Menurut Teguh, kejurnas ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan serta melahirkan atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Dukungan pemerintah daerah, orang tua, dan masyarakat menjadi motivasi bagi kontingen untuk tampil maksimal. (Ssc/nir)

BACA JUGA