SHARP Indonesia Ajak Generasi Muda Menjadi Naturalis Melalui Sharp Biodiversity Hunt 2026

Kamis, 04/06/2026 21:59 WIB
Peserta Sharp Biodiversity Hunt sedang mendokumentasikan temuan dan melaporkan nya ke aplikasi I Naturalist

Peserta Sharp Biodiversity Hunt sedang mendokumentasikan temuan dan melaporkan nya ke aplikasi I Naturalist

Jakarta, sumbarsatu.com – Dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia 2026, PT Sharp Electronics Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui penyelenggaraan Sharp Biodiversity Hunt 2026. Program edukasi lingkungan ini mengajak generasi muda untuk mengenal, mengamati, dan mendokumentasikan kekayaan biodiversitas Indonesia melalui pendekatan citizen science.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG) Sharp Indonesia yang berfokus pada pelestarian lingkungan, pengembangan masyarakat, serta peningkatan kualitas pendidikan generasi muda.

Bekerja sama dengan Yayasan TERANGI, Sharp menghadirkan ruang pembelajaran yang memungkinkan peserta berinteraksi langsung dengan alam sekaligus memahami pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem bagi kehidupan di masa depan.

Sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi di dunia, Indonesia memiliki kekayaan flora dan fauna yang sangat beragam. Namun, pesatnya urbanisasi dan perubahan gaya hidup modern membuat generasi muda semakin jauh dari lingkungan alami di sekitarnya.

Rendahnya tingkat pengetahuan dan keterlibatan generasi muda terhadap biodiversitas, terutama di kawasan pesisir perkotaan seperti Jakarta, menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Kondisi tersebut sekaligus membuka peluang untuk membangun kembali hubungan antara manusia dan alam melalui pendekatan edukasi yang lebih relevan dan partisipatif.

Melalui Sharp Biodiversity Hunt 2026, para peserta diajak melakukan observasi langsung terhadap berbagai spesies flora dan fauna di kawasan Ekowisata Mangrove PIK, Jakarta Utara. Kawasan ini menjadi habitat beragam jenis burung air, mangrove, reptil, serangga, moluska, serta biota pesisir lainnya.

Seluruh temuan peserta kemudian didokumentasikan dan diunggah ke aplikasi iNaturalist, sebuah platform global yang digunakan komunitas ilmiah, peneliti, dan pegiat konservasi untuk mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari berbagai wilayah dunia.

Program ini tidak hanya menjadi sarana eksplorasi alam, tetapi juga mendorong generasi muda mengembangkan kemampuan observasi, meningkatkan literasi lingkungan, serta memahami pemanfaatan teknologi dalam mendukung upaya konservasi.

PR & Brand Communication Head Department PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, mengatakan keberlanjutan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kolaborasi, edukasi, dan keterlibatan aktif masyarakat.

"Melalui Sharp Biodiversity Hunt 2026, kami ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk belajar langsung dari alam, mengembangkan rasa ingin tahu, dan memahami bahwa setiap spesies memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan. Kami berharap program ini dapat melahirkan lebih banyak naturalis muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan bagi masa depan Indonesia," ujar Pandu, Kamis (4/6/2926).

Senada dengan itu, Kepala Divisi Pengelolaan Sumber Daya Terumbu Karang Yayasan TERANGI, Idris, menegaskan bahwa konservasi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda.

"Konservasi tidak dapat dilakukan oleh segelintir pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat untuk mengenal dan memahami kekayaan hayati di sekitarnya. Melalui Sharp Biodiversity Hunt, setiap observasi yang dilakukan peserta tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang berharga, tetapi juga berkontribusi pada data ilmiah yang dapat mendukung berbagai upaya konservasi di masa depan," kata Idris.

Program ini juga sejalan dengan komitmen ESG Sharp Indonesia dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, SDG 14 tentang Ekosistem Lautan, dan SDG 15 tentang Ekosistem Daratan.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi peserta dalam pengumpulan data biodiversitas, Sharp Indonesia akan memberikan penghargaan kepada peserta dengan hasil observasi terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan jumlah spesies yang berhasil ditemukan, didokumentasikan, dan terverifikasi melalui platform iNaturalist selama periode kompetisi berlangsung.

Pada akhir kegiatan, peserta dengan jumlah temuan biodiversitas terbanyak akan dinobatkan sebagai pemenang Sharp Biodiversity Hunt 2026 dan berhak memperoleh penghargaan khusus dari Sharp Indonesia.

Sharp Indonesia menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar komitmen perusahaan, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan. Melalui berbagai program yang mengintegrasikan teknologi, pendidikan, dan pelestarian lingkungan, perusahaan terus berupaya menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan bumi.

Kompetisi Sharp Biodiversity Hunt Challenge masih berlangsung hingga akhir Juni 2026. Sharp masih membuka kesempatan bagi peserta untuk terus mengunggah hasil temuan mereka. Selain pemenang utama, perusahaan juga menyiapkan hadiah bagi lima peserta terbaik lainnya.

Melalui program ini, Sharp Indonesia berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang lebih peduli terhadap lingkungan, memiliki kesadaran ekologis yang kuat, serta memahami bahwa setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan dampak besar bagi masa depan.

Sejalan dengan filosofi perusahaan, Sharp Indonesia terus melangkah bersama masyarakat untuk mewujudkan masa depan yang lebih hijau, inklusif, dan berkelanjutan.ssc/rel



BACA JUGA