Dialog Orang Muda Lintas Iman Kota Padang: Upaya Pelita Padang Runtuhkan Stigma dan Pererat Persaudaraan

Rabu, 18/03/2026 17:59 WIB
ke

ke

Padang, sumbarsatu.com--Di tengah keberagaman yang menjadi denyut kehidupan Padang, komunitas Pelita Padang sukses menggelar “Dialog Orang Muda Lintas Iman Kota Padang” pada 14–15 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan 25 orang muda dari berbagai latar belakang—Muslim, Buddha, Kristen, dan Katolik—dalam satu ruang perjumpaan untuk mengikis prasangka dan memperkuat nilai kemanusiaan.

Bekerja sama dengan Asian Muslim Action Network Indonesia dalam kampanye Youth Peace and Security, dialog ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang refleksi atas realitas sosial yang dihadapi generasi muda di Sumatera Barat.

Ketua Pelita Padang, Anjali Sabna, menegaskan pentingnya peran strategis orang muda dalam menjaga inklusivitas. Ia menyebut generasi muda memiliki energi, kreativitas, dan jejaring yang mampu mendorong tumbuhnya nilai-nilai toleransi di ruang-ruang sosial.

Memasuki hari kedua, dialog berlanjut dengan kunjungan ke sejumlah rumah ibadah, seperti Pura Jagatnatha, Gereja Katolik Paroki Santa Maria Bunda Yesus Tirtonadi, Klenteng See Hien Kiong, dan Masjid Mubarak Sawahan. Di lokasi-lokasi tersebut, peserta berdialog langsung dengan pemuka agama, menggali pemahaman tentang praktik ibadah hingga filosofi ruang sakral.

Interaksi ini menjadi momentum penting untuk meluruskan berbagai stigma yang selama ini berkembang. Dalam suasana Ramadan, dialog lintas iman justru menghadirkan empati yang lebih kuat antar peserta.

Sejumlah peserta mengaku kegiatan ini membuka ruang baru bagi persaudaraan. Mereka berharap forum serupa terus dihadirkan sebagai ruang aman untuk bertukar gagasan dan memperkuat solidaritas kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Pelita Padang menegaskan komitmennya membangun ruang inklusif bagi generasi muda, sekaligus merawat keberagaman sebagai fondasi kehidupan bersama di Sumatera Barat.ssc/ke



BACA JUGA