Selasa, 03/03/2026 04:20 WIB

Festival Ramadan Diresmikan Sekda, Pemkab Pasbar Tata 250 Lapak UMKM di Kawasan Perkantoran

ram

ram

Pasbar, sumbarsatu.com--Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi membuka Festival Ramadan dengan menata pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan depan Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin (2/3/2026). 
 
Peresmian dilakukan oleh Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail.
 
Penataan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menciptakan pusat ekonomi kerakyatan yang tertib, bersih, dan nyaman selama bulan Ramadan. 
 
Kawasan perkantoran disulap menjadi sentra kuliner dan takjil guna mendorong peningkatan pendapatan pelaku UMKM sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Doddy menegaskan bahwa aspek kenyamanan dan kebersihan menjadi faktor penting dalam menarik minat pembeli. 
 
Menurutnya, penataan yang rapi di sepanjang jalan depan kantor bupati dan area perkantoran lainnya diharapkan mampu mendongkrak omzet pedagang selama Ramadan.
 
“Kita ingin pelaku UMKM mengalami peningkatan pendapatan. Dengan tempat yang bersih dan tertata, masyarakat akan lebih nyaman berbelanja. Kami juga mengimbau ASN dan karyawan swasta untuk mendukung UMKM lokal dengan berbelanja di sini, khususnya untuk kebutuhan berbuka puasa,” ujarnya.
 
Ia menambahkan, festival ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang silaturahmi masyarakat Pasaman Barat selama Ramadan.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pasaman Barat, Agusli, menjelaskan bahwa lokasi yang telah ditata mampu menampung hingga 250 pedagang UMKM. Para pedagang menyediakan beragam menu, mulai dari takjil hingga makanan berat.
 
“Jam operasional dimulai pukul 15.30 WIB hingga 23.00 WIB. Masyarakat dapat membeli takjil menjelang berbuka maupun kuliner malam setelah salat tarawih,” jelasnya.
 
Pemkab Pasbar juga menyiapkan pengaturan parkir guna mengantisipasi kemacetan dan penumpukan kendaraan di sekitar lokasi.
 
“Kami telah menata area parkir secara khusus agar arus kendaraan tetap lancar. Dengan demikian, pengunjung merasa aman dan pedagang dapat berjualan tanpa gangguan,” tambah Agusli.
 
Peresmian Festival Ramadan turut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap penguatan UMKM daerah. (Ssc/nir) 
 
 
 

BACA JUGA