Polres Lima Puluh Kota memeriksahampir 24 orang saksi kasus kemaan pensiunan guru foto posmetropadang.co.id
Limapuluh Kota sumbarsatu.com — Penyelidikan kasus kematian pensiunan guru, Guru Lidia, yang ditemukan meninggal dunia di halaman rumahnya di Jorong Talago, Kenagarian VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota, masih terus berlangsung. Hingga kini, kepolisian masih mendalami perkara tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi, yang jumlahnya terus bertambah.
Di tengah proses penyelidikan tersebut, pihak keluarga korban menyampaikan harapan agar kasus kematian Guru Lidia dapat diungkap secara terang dan berkeadilan. Anak kandung korban, Adif, meminta aparat penegak hukum bekerja maksimal dan profesional dalam mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut.
“Kami sebagai keluarga sangat berharap kasus ini benar-benar diusut sampai tuntas. Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan atas apa yang menimpa ibu kami,” ujar Adif kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Adif menegaskan, pihak keluarga tidak bermaksud mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Namun, ia berharap penyelidikan dilakukan secara transparan, objektif, dan tanpa keraguan, agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Ia juga menyatakan kesiapan keluarga apabila penanganan kasus tersebut membutuhkan penguatan di tingkat yang lebih tinggi. Menurutnya, pelimpahan perkara ke Polda Sumbar dapat menjadi langkah strategis untuk memastikan pengungkapan kasus dilakukan secara menyeluruh.
“Kalau memang dibutuhkan dukungan tambahan atau penguatan penyelidikan, kami berharap kasus ini bisa dilimpahkan ke Polda Sumbar. Jika itu diperlukan untuk mempercepat dan memperjelas pengungkapan kasus, kami sangat mendukung,” tegasnya.
Menurut Adif, penanganan yang transparan dan menyeluruh penting tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.
Sementara itu, pihak kepolisian sebelumnya menyatakan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi serta mendalami sejumlah barang bukti yang telah dikumpulkan. Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka, dan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Keluarga korban berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan kepastian hukum, sehingga kebenaran atas peristiwa tersebut dapat terungkap dan menghadirkan rasa keadilan, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat luas. ssc/rel