Sijunjung, sumbarsatu.com--Memasuki Kota Muaro Sijunjung, dari Simpang Adinegoro hingga gerbang Kantor Bupati Sijunjung, kini pengunjung bisa melihat Plang Asmaul Husna tegak di tepi kiri Jalan M. Yamin.
Jarak antara satu Plang Asmaul Husna danlainnya sekitar 50 meter. Tonggaknya setinggi 2,5 meter, dicat hijau. Sementara plangnya berbentuk segi enam dengan luas 910 cm².
Plang yang berbahan aluminium itu dicat hitam sebagai background. Kemudian ditimpa dengan lingkaran seperti bulan merah muda yang terdapat aksara Arab berwarna hitam Asmaul Husna, di bawahnya kotak segi empat melengkung berwarna merah marun berisi aksara latin berwarna putih Asmaul Husna beserta artinya.
Sejak Simpang Adinegoro itu, Plang Asmaul itu dimulai dari yang pertama yaitu Ar Rahman (Yang Maha Pengasih), dan selanjutnya berurutan di sepanjang jalan protokol, hingga yang sembilan puluh sembilan yaitu As Sabhuur (Yang Maha Sabar) di depan gerbang Kantor Bupati Sijunjung.
Arif, 44 tahun, salah seorang masyarakat yang beraktivitas di Muaro Sijunjung mengapresiasi positif Plang Asmaul Husna dari Dinas Perkim-LH Sijunjung itu.
"Bagus. Anak-anak juga bisa menghapal Asmaul Husna bila melewati Jalan M. Yamin. Plangnya pas pula dari Simpang Adinegoro hingga Kantor Bupati Sijunjung," ungkapnya.
Menurut Kadis Perkim-LH Sijunjung Riki Maineldi Neri melalui Sekretaris Perkim-LH Sijunjung Dainis, Plang Asmaul Husna tersebut berdiri awal November ini.
"Selain untuk keasrian, Plang Asmaul Husna ini untuk memunculkan nuansa religius bagi Kota Muaro Sijunjung," kata Dainis, Senin (23/11/2020).
Asmaul Husna secara harfiah adalah nama-nama, sebutan, gelar Allah yang baik dan agung sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah yang agung dan mulia itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan kehebatan milik Allah.
Plang Asmaul Husna itu bisa jadi membantu mengingatkan masyarakat kembali kepada Allah saat melintasinya. (Thendra)
