Dendang saluang mengalun, mengisi Taman Bukik Gadang, Muaro Sijunjung, Minggu (21/6/2020) malam.
Sijunjung, sumbarsatu.com--Dendang saluang mengalun, mengisi Taman Bukik Gadang, Muaro Sijunjung, Minggu (21/6/2020) malam.
Dendang saluang yang dialunkan itu seperti Arek-arek Lungga, Luko hati, dan Anak Rang Cupak Ambiak Lado.
Adalah Grup Saluang Bungo Kambang dari Padang Laweh Selatan yang tampil di malam yang berangin itu. Dari salah satu rumah pohon di sebelah barat, mereka menghibur pengunjung Taman Bukik Gadang.
Menurut Afrizaldi, Kasi Penanganan Sampah dan Kebersihan Dinas Perkim-LH Sijunjung, menghadirkan dendang saluang di malam hari di Taman Bukik Gadang adalah inovasi dari petugas Penangan Sampah dan Kebersihan Perkim-LH Sijunjung.
"Kawan-kawan dari seksi kebersihan pada siang hari bekerja, dan malam harinya diadakan saluang untuk penawar lelah dan menjaga kekompakan," terangnya.
Lanjut Afrizaldi, menghadirkan dendang saluang juga untuk memberikan hiburan bagi pengunjung.
"Rencananya pertunjukan seni tradisional ini akan diadakan sekali seminggu, setiap Malam Minggu, di Taman Bukik Gadang seperti dendang saluang, randai, dan salawat dulang," ujarnya.
Selain itu, Kata Afrizaldi, nanti akan dihadirkan pula pertunjukkan musik akustik.
Roni (30), salah satu pengunjung yang hadir malam itu mengatakan, menghadirkan dendang saluang di malam hari di Taman Bukik Gadang adalah sesuatu yang bagus.
"Nuansanya jadi lebih hidup. Kita bisa menikmati taman sambil mendengarkan musik tradisional," ungkapnya.
Taman Bukik Gadang ini terletak di ketinggian yang miring di Kota Muaro Sijunjung, persisnya di depan Hotel Bukik Gadang. Luasnya lebih kurang sepertiga hektar.
Sempat terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar, Taman Bukik Gadang ditata ulang oleh Dinas Perkim-LH Sijunjung pada awal Ramadan ini. Lalu, dibangun rumah pohon, miniatur perahu dan kincir air, arena bermain bagi anak-anak dan outbound.
Sejak dibuka untuk umum awal Juni ini, masyarakat berduyun-duyun mengunjunginya. Selain tempatnya yang asri dan sejuk karena ditumbuhi pepohonan, Taman Bukik Gadang juga menyajikan spot untuk melihat kota Muaro Sijunjung dari ketinggian.
"Pengunjung tidak dipungut biaya memasuki Taman Bukik Gadang. Gratis. Kami ingin memberikan tempat rekreasi nan asri di pusat kota," tutur Kepala Dinas Perkim-LH Sijunjung Riky Maineldi Neri.
Taman Bukik Gadang ini dibuka bagi pengunjung dari pukul 08.00 hingga pukul 22.00. (Thendra)