Kantor Camat Ampek Nagari
Bawan, sumbarsatu.com—Banyak peluang usaha, yang sekaligus membangun kampung halaman bagi perantau sukses di Kecamatan Ampek Nagari, Agam, Sumbar.
Hal demikian dikatakan Camat Ampek Nagari, Drs. M. Idrus Dt.Rajo Angek Nan Kuniang, Selasa (27/10/2015) di Bawan.
Peluang usaha dimaksud adalah membangun pabrik pengolahan karet, sawit, dan pembangunan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH). Pabrik pengolahan karet sudah ada perantau yang segera membangun, yaitu H.Anas, perantau dari Surabaya. Bahkan ia sudah mendirikan PT. Babawan Nagasita, yang nantinya akan mengelola pabrik pengolahan karet di Nagari Sitalang.
Sementara untuk pembangunan pabrik sawit dan PLTMH belum ada perantau yang menyatakan siap menanamkan investasinya. Namun ia yakin, dalam tempo tidak begitu lama, akan ada perantau yang berminat untuk itu.
Menurutnya, setidaknya ada 11 titik untuk lokasi pembangunan PLTMH di kecamatan itu. Air melimpah, dan masyarakat pun cukup koperatif dengan investor.
“Namun kami berharap adalah kontribusi untuk pemilik lahan dan pihak nagari,” ujarnya.
Maksudnya, pola kerja sama sangat diharapkan. Dengan demikian pemilik lahan, dan pihak nagari sama-sama menikmati hasilnya nanti.
“Bila investornya anak nagari, kami yakin mereka akan lebih mengutamakan pembangunan nagari, ketimbang keuntungan pribadi. Makanya kami menghimbau perantau asal Ampek Nagari mau menanamkan investasinya di kampung halaman,” ujarnya pula.
Lokasi yang layak untuk pembangunan PLTMH tersebar di 4 nagari yang ada di kecamatan itu. Namun yang terbanyak adalah di Nagari Sitalang. Di Nagari Sitalang pernah ada investor yang berminat untuk membangun PLTMH. Namun investor dimaksud dinilai “kurang” memperhatikan keuntungan untuk pemilik lahan dan pihak nagari. Makanya, pembangunan PLTMH tersebut masih terkatung-katung. (MSM)