Kemnaker Siapkan Talenta Muda Bangun Startup dan Ciptakan Lapangan Kerja

Jum'at, 14/08/2026 17:19 WIB

Bekasi, sumbarsatu.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong talenta muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan rintisan usaha berbasis inovasi.

Upaya tersebut dilakukan melalui Talent & Innovation Development Program (TIDP), program pengembangan talenta yang berlangsung selama enam bulan dan diikuti 58 peserta dari Bekasi dan Bandung Barat.

Program TIDP dibuka Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli di Balai Besar Peningkatan Produksi (BBPP) Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Program tersebut dirancang untuk membekali generasi muda dengan kemampuan adaptif, inovatif, dan kewirausahaan guna menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Sebanyak 58 talenta muda terpilih mengikuti program intensif tersebut. Pelaksanaannya melibatkan Direktorat Jenderal Bina Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta & PKK), Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Balai Besar Perluasan Kesempatan Kerja (BBPKK) Bandung Barat, serta mitra industri dan mentor profesional.

Kolaborasi tersebut diarahkan agar proses pembelajaran tidak berhenti pada peningkatan kompetensi. Peserta juga didorong mengembangkan gagasan, inovasi, dan kemampuan kewirausahaan yang dapat diterapkan dalam dunia usaha.

Menaker Yassierli mengatakan, perubahan teknologi dan model bisnis global menuntut adanya perubahan paradigma dalam menyiapkan tenaga kerja nasional.

Menurutnya, generasi muda tidak cukup hanya dibekali kemampuan untuk mencari pekerjaan. Mereka juga harus mampu melihat berbagai persoalan sebagai peluang dan menciptakan solusi baru.

“Kita tidak cukup hanya menyiapkan tenaga kerja yang siap mencari pekerjaan, tetapi harus membangun talenta yang siap menghadapi perubahan. Mereka harus mau terus belajar, melihat masalah sebagai peluang, bekerja sama, dan berani menciptakan sesuatu yang baru,” tegas Yassierli.

Dorong Lahirnya Startup dari Talenta Muda
Untuk memastikan pengembangan talenta berlanjut hingga tahap penerapan gagasan, Kemnaker juga mengembangkan Talent & Innovation Hub (TIH).

TIH dirancang sebagai ekosistem yang mempertemukan pengembangan talenta, inovasi, kewirausahaan, dunia usaha, dan kebijakan ketenagakerjaan.

Melalui ekosistem tersebut, proses pengembangan talenta diharapkan tidak berhenti pada pelatihan. Peserta didorong menghasilkan gagasan dan solusi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus berpotensi menciptakan kesempatan kerja baru.

Yassierli berharap peserta TIDP mampu mengembangkan gagasan yang diperoleh selama program menjadi rintisan usaha berbasis inovasi.

Ia bahkan menantang peserta untuk tidak hanya menjadi pekerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui perusahaan yang mereka bangun sendiri.

“Saya berharap adik-adik yang mengikuti program ini dapat menghasilkan rintisan usaha (startup) berbasis inovasi. Saya tantang Anda menjadi pelopor: lulusan yang sudah memiliki perusahaan sendiri bahkan sebelum masa programnya selesai,” ujar Yassierli.

Kemnaker menilai pengembangan talenta muda menjadi semakin penting seiring perubahan struktur dan kebutuhan dunia kerja. Perkembangan teknologi dan AI membuat keterampilan adaptif, kreativitas, inovasi, serta kemampuan kewirausahaan semakin dibutuhkan.

Melalui TIDP dan Talent & Innovation Hub, Kemnaker berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengubah gagasan menjadi usaha produktif sekaligus berkontribusi menciptakan lapangan kerja baru.ssc



BACA JUGA