Beijing, sumbarsatu.com— Liga Hinggan, wilayah otonom Mongolia Dalam, China, mempromosikan potensi pertanian, peternakan, budaya, dan pariwisatanya melalui Karnaval Konsumsi Pertanian, Budaya, dan Pariwisata Liga Hinggan bertema "Cicipi yang Terbaik dari Hinggan, Jelajahi Padang Rumput di Beijing” di Beijing.
Kegiatan tersebut menjadi ajang promosi bagi produk pertanian dan peternakan khas Liga Hinggan sekaligus mempertemukan pembeli, pelaku industri, profesional budaya dan pariwisata, serta media dari berbagai daerah di China.
Melalui kegiatan yang dikemas dalam bentuk kisah industri, pencicipan produk, temu bisnis, serta peluncuran rute wisata, Liga Hinggan berupaya memperkenalkan produk berbasis ekologi sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, baik di China maupun luar negeri.
Dua komoditas yang menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah sapi potong dan beras, Keduanya dikembangkan melalui pendekatan rantai nilai penuh, mulai dari pembibitan, produksi, pengolahan, hingga pemasaran dan penguatan merek.
Sapi Potong Dikembangkan dari Hulu hingga Hilir
Liga Hinggan memiliki keunggulan alam karena berada di kawasan yang disebut sebagai sabuk lintang emas untuk pertanian dan peternakan. Keunggulan tersebut kemudian dikembangkan melalui program peningkatan industri sapi potong.
Pada sektor pembibitan, Liga Hinggan memperkenalkan perusahaan teknologi pembiakan sapi tingkat nasional dan mendirikan stasiun pembiakan sapi jantan tingkat nasional pertama di wilayah tersebut.
Setiap tahun, lebih dari 5,5 juta dosis semen beku dari sapi pembiakan berkualitas tinggi, termasuk jenis Simmental dan Angus, diproduksi dan didistribusikan ke berbagai wilayah di China.
Pengembangan industri juga dilakukan melalui penguatan layanan teknis bagi peternak. Sistem penyuluhan berjenjang dan pendampingan langsung di komunitas pedesaan digunakan untuk membantu peternak menerapkan metode pemeliharaan sapi yang lebih ilmiah.
Di sektor pakan, Taman Pengolahan, Logistik, dan Perdagangan Industri Pakan Ternak di Keyouzhong Banner telah beroperasi dengan memanfaatkan jerami dari lahan pertanian sekitar untuk diolah menjadi pakan ternak.
Tim peneliti juga mengembangkan pakan fermentasi melalui teknologi fermentasi mikroba. Inovasi tersebut ditujukan untuk menekan biaya pakan sekaligus memperkuat rantai pasok industri peternakan.
Pengembangan tidak berhenti pada produksi. Liga Hinggan juga mendorong perubahan model bisnis dari sekadar menjual sapi hidup” menjadi “menjual merek.
Wilayah tersebut telah mengembangkan perusahaan pengolahan daging berskala besar dan lebih dari 100 kategori produk untuk pasare-commerce serta layanan makanan. Selain itu, dibangun pusat operasi live streaming dan pusat pemasaran serta gudang distribusi di kawasan Beijing-Tianjin-Hebei.
Merek publik regional seperti “Keyouzhong Banner Beef” juga dikembangkan sebagai bagian dari strategi meningkatkan nilai tambah produk sapi potong.
Beras Unggulan Berbasis Ekologi
Selain sapi potong, beras menjadi komoditas strategis Liga Hinggan. Pengembangannya mengandalkan kondisi ekologis wilayah yang dianggap mendukung produksi beras berkualitas, dengan air, tanah, dan udara yang relatif bersih.
Tim peneliti lokal disebut telah bekerja dalam pmuliaan padi selama lebih dari 30 tahun. Dari proses tersebut, sebanyak 21 varietas padi berkualitas tinggi telah dikembangkan dan didaftarkan.
Di Kota Duerji, Distrik Keyouzhong, koperasi padi menerapkan model “penanaman terpadu, pengolahan terpadu, dan penjualan terpadu” sekaligus membangun merek sendiri.
Koperasi juga menggabungkan pertanian kontrak dengan penjualan daring dan luring untuk menciptakan saluran pemasaran yang lebih stabil bagi petani.
Sementara itu, di Distrik Zhalaite, pengusaha yang kembali ke kampung halaman memperkenalkan teknologi fertigasi terpadu melalui irigasi tetes di bawah lapisan plastik. Teknologi tersebut memungkinkan budidaya padi dilakukan di lahan kering dan diklaim dapat menghemat penggunaan air hingga 700 meter kubik per mu.
Pengelolaan pertanian juga dilakukan dengan pendekatan yang lebih presisi melalui pemberian nutrisi daun, penggunaan pupuk nitrogen secara tepat, serta pemantauan hama secara berkala.
Pengembangan kedua komoditas tersebut dilakukan dalam satu strategi pembangunan industri berbasis sumber daya lokal. Basis pembibitan dan penggemukan sapi potong di Zhalaite Banner, misalnya, telah melibatkan perusahaan milik negara dalam pengelolaannya sehingga meningkatkan pendapatan kolektif desa.
Sementara itu, sebanyak 38 perusahaan di Liga Hinggan telah memperoleh izin menggunakan merek **“Beras Liga Hinggan”**. Seluruh perusahaan tersebut menerapkan sembilan standar yang ditetapkan untuk menjaga kualitas merek.
Menurut informasi dalam siaran tersebut, nilai merek “Beras Liga Hinggan” telah melampaui 31 miliar yuan (RMB).
Pengembangan sapi potong dan beras menunjukkan upaya Liga Hinggan mengubah keunggulan ekologis menjadi kekuatan ekonomi. Strategi tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi komoditas, tetapi juga menciptakan nilai tambah melalui pengolahan, branding, pemasaran, dan perluasan akses pasar.
Melalui karnaval di Beijing, Liga Hinggan berupaya mempertemukan produk-produk tersebut dengan konsumen dan pelaku usaha yang lebih luas.
Dari padang rumput Horqin hingga pasar Beijing, strategi Liga Hinggan menunjukkan pergeseran orientasi dari menjual bahan mentah dan ternak hidup menuju penjualan produk bermerek dan bernilai tambah. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat sektor pertanian dan peternakan sebagai salah satu penopang kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.ssc