Foto lokasi diduga tiga rumah warga tertimbun longsor di Jorong Harapan Tinggam Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Pasaman Barat. Foto (Ttim SAR)
Simpang Empat, sumbarsatu.com-- Pencarian korban yang tertimbun akibat longsor di Jorong Harapan Tinggam Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar yang terjadi Jumat subuh (28/11) lalu hingga Minggu siang (30/11/2025) masih belum ditemukan, karena pencarian hanya dengan manual.
Tim SAR, BPBD Pasaman Barat dibantu dengan TNI dan Polri yang melakukan pencarian hanya dilakukan secara manual, karena belum adanya alat berat yang masuk ke lokasi, mengingat beratnya medan yang harus di tembus.
Sementara jalan Lintas Kajai-Pasonggiang juga terban dan longsor sehingga akses ke sana sulit, sehingga memakai jalan alternatif yang sulit. Penyaluran logistik harus dengan mobil offroad dengan medan yang sulit.
Sekretaris Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau ketika dihubungi Minggu siang sekitar pukul 14.00 (30/11) menyebutkan hingga Minggu siang belum ada alat berat yang datang ke lokasi.
"Sampai hari ini belum ada satupun alat (escavator) yang masuk ke lokasi pencarian, baik alat swasta maupun Pemda Pemda Pasaman Barat belum masuk, sehingga pencarian dilakukan secara manual, sehingga belum ada satu pun korban yang ditemukan," kata Dasril.
Dia mengakui pencarian korban secara manual memang sangat sulit, sementara korban sudah tiga hari terkubur longsor.
Seperti dilaporkan oleh Walinagari Sinuruik Frianton Jumat lalu (28/11), bahwa di Tombang tersebut, ada tiga unit rumah yang diduga tertimbun dengan 5 orang penghuni. (Ssc/nir)