Jakarta, sumbarsatucom--Jakarta kini punya satu pintu baru menuju pengalaman kamar mandi masa depan. Di tengah hiruk-pikuk kota, sebuah ruang pamer diresmikan bukan sekadar untuk memajang produk, melainkan memperkenalkan cara baru memandang sanitasi sebagai bagian dari kesehatan dan martabat keluarga.
Di ruang inilah JOMOO membuka showroom pertamanya di Indonesia—sebuah dangau modern bagi teknologi, desain, dan kepedulian terhadap tubuh manusia.
Bagi JOMOO, kamar mandi tidak pernah diperlakukan sebagai ruang sisa dalam rumah. Ia adalah pusat perawatan diri, tempat tubuh kembali dirawat setelah lelah seharian, sekaligus wilayah paling sunyi yang menentukan kualitas hidup.
Maka ketika perusahaan ini memilih Jakarta sebagai kota pertama, ia bukan hanya menanam bendera bisnis, tetapi juga menanam ide tentang rumah yang lebih sehat.
Di dalam showroom itu, publik tidak hanya disuguhi keramik mengilap dan desain futuristik. Mereka diajak berdialog dengan teknologi. Smart toilet yang merespons gerak, dudukan hangat yang menyapa tubuh, semburan air yang diatur seperti sentuhan personal—semuanya dirancang untuk memperlakukan manusia sebagai pusat pengalaman.
“Showroom ini adalah cara kami menyapa keluarga Indonesia dengan lebih dekat—khususnya perempuan dan anak-anak,” ujar Samuel Song, Country Manager JOMOO Indonesia, Minggu (30/11/2025).
Menurutnya, konsep Start Your Smart Life bukan jargon pemasaran, melainkan ajakan agar keluarga mulai memandang kamar mandi sebagai ruang kesehatan, bukan sekadar ruang kebersihan.
Di balik semua itu, ada visi yang tenang namun tegas: kesehatan perempuan dan anak-anak adalah fondasi keluarga. Karena itu, setiap detail dirancang dengan pendekatan proteksi—dari sterilisasi UV yang mematikan kuman, fitur touchless yang meminimalkan sentuhan, hingga perlindungan suhu air agar kulit anak-anak aman dari risiko melepuh.
JOMOO juga berbicara soal masa depan dalam bahasa yang jarang terdengar di showroom: air. Di tengah krisis iklim dan krisis sumber daya, hemat air bukan lagi wacana, melainkan keharusan. Teknologi yang mereka kembangkan memungkinkan penghematan air hingga berton-ton per tahun dari tiap unit smart toilet. Air seperti kembali diperlakukan sebagai sesuatu yang sakral—seperti seharusnya.
Pabriknya pun tak lepas dari cerita tentang masa depan itu. JOMOO mengusung konsep Eco-Friendly Dark Factory—pabrik cerdas berbasis AI dan robotik yang bekerja nyaris tanpa intervensi manusia. Energi dikurangi, emisi ditekan, limbah dikelola. Sebuah pabrik yang gelap secara cahaya, terang dalam etika.
Selama 35 tahun, JOMOO membangun reputasi bukan hanya lewat desain dan teknologi, tetapi lewat konsistensi dalam riset. Lebih dari 20.000 paten telah dikantongi. Lebih dari 10 persen omzet dialokasikan untuk penelitian. Angka-angka itu bukan aksesoris laporan, melainkan fondasi dari pengalaman pengguna yang terasa sederhana—padahal dibangun di atas kompleksitas sains dan rekayasa.
Sejak hadir di Indonesia pada 2019, perusahaan ini perlahan menjejakkan kakinya di berbagai kota di Jawa dan Sumatra. Showroom Jakarta adalah tonggak—bukan garis akhir, melainkan awal dari perluasan visi: membawa kamar mandi Indonesia keluar dari sekadar “bersih” menuju “sehat, pintar, dan manusiawi”.
Kehadiran digitalnya melalui situs resmi kini melengkapi pengalaman fisik di showroom. Dari layar ponsel hingga ruang mandi, JOMOO menawarkan satu gagasan utuh: bahwa teknologi tidak diciptakan untuk memamerkan kecanggihannya, melainkan untuk merawat manusia.
Di Jakarta, masa depan kamar mandi telah dibuka. Dan ia datang bukan dengan gemuruh mesin, melainkan dengan aliran air yang lebih hangat, lebih bersih, dan lebih peduli.ssc/rel