Kelompok Tani Sawah Liek Keluhkan Distribusi Pupuk Bersubsidi Tak Lancar

-

Selasa, 09/02/2021 07:11 WIB
Ketua Kelompok Tani Sawah Liek Alfandri keluhkan distribusi pupukbersubsidi Urea dan NpkPhonska tak lancar.

Ketua Kelompok Tani Sawah Liek Alfandri keluhkan distribusi pupukbersubsidi Urea dan NpkPhonska tak lancar.

 

Padang Sibusuk, sumbarsatu.com--Ketua Kelompok Tani Sawah Liek Alfandri keluhkan distribusi pupukbersubsidi Urea dan NpkPhonska tak lancar.

"Hari ini ketersediaan pupuk bersubsidi tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan petani. Seharusnya tepat waktu. Petani butuh, pupuk ada. Saat ini padi kelompok tani kami rata-rata berumur satu bulan," terang Alfandri kepada sumbarsatu, Senin (8/2/2021) malam.

Kelompok Tani Sawah Liek memiliki 48 anggota. Mereka menggarap lahan sawah seluas 40 hektar di Jorong Tapi Balai, Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.

Padi yang dihasilkan oleh Kelompok Tani Sawah Liek itu sekitar 5 hingga 6 ton setiap kali panen. Mereka menggunakan pupuk bersubsidi Urea dan Npk Phonska, sekitar 5 ton.

"Awal tahun ini harga pupuk naik. Urea dari Rp120 ribu menjadi Rp135 ribu per karung. Npk Phonska dari Rp125 ribu menjadi Rp135 ribu perkarung. Kami membelinya dari pengecer. Distributor terdekat di Solok," ungkap Alfandri.

Kenaikan harga pupuk bersubsidi itu, kata dia, tidak terlalu bermasalah. Namun,distribusinya yang harus dibenahi.

"Saya sebagai petani berharap subsidi pupuk itu dipindahkan saja kepada gabah. Maksudnya adalah anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk pupuk saat ini dipindahkan kepada pembelian gabah, itu lebih menguntungkan bagi petani," ujar Alfandri.

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk pupuk bisa menggunakan pupuk anorganik dan organik.

"Harga gabah secara nasional saat ini kalau tidak salah Rp1500 hingga Rp4800 per kilogram. Sementara subsidi pupuk saat ini Rp3000 sampai Rp4000 per kilogram. Kalau sudsidi pupuk itu dipangkas sekitar Rp2000 dan dialihkan kepada gabah, petani yang langsung merasakan manfaatnya. Ini saran dari petani," pungkasnya. (Thendra)

 



BACA JUGA