Jum'at, 22/11/2019 04:35 WIB

Yulianto: Jadikan Momentun Maulid Nabi sebagai Suri Tauladan

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto membuka Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H tahun 2019 M yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Kinali Kecamatan Kinali, Kamis (21/11/2019).

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto membuka Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H tahun 2019 M yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Kinali Kecamatan Kinali, Kamis (21/11/2019).

Pasbar, sumbarsatu.com---Bupati Pasaman Barat H. Yulianto membuka Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H tahun 2019 M yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Kinali Kecamatan Kinali, Kamis (21/11/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Pasbar Ali Nasir, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pasbar Marimus, Camat Kinali Bakaruddin, Wali Nagari Kinali Syafrial, Penceramah Ustadz Syawal Syuro, Kepala Komite, Kepala Sekolah beserta Para Guru dan Wali Murid siswa-siswi SDN 25 Kinali.

Bupati Yulianto sangat mengapresiasi kepada penitia khususnya kepada keluarga besar sekolah SDN 25 Kinali yang telah melaksanakan kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati hari lahirnya Nabi Besar Muhammad Saw 1441 H/2019 M.

Momentum ini harus dijadikan sebagai bagian dari upaya kita untuk terus membangun generasi muda yang kuat, tangguh dan generasi yang berakhlak baik.

Bupati juga mengajak semua untuk selalu terus meningkatkan dan mendalami ajaran agama Islam serta selalu meniru akhlak budi pekerti yang diajarkan Rasulullah.

"Kita harus bekerja keras untuk membuka peluang-peluang baru dengan memanfaatkan seluruh potensi yang kita miliki karena Rasul pun mengajarkan kita untuk selalu berikhtiar agar mampu keluar dari berbagai kesulitan," sebut dia.

"Jangan hanya kita jadikan Maulid Nabi Muhammad ini sebagai ajang kegiatan tahunan saja, akan tetapi jadikanlah momentum Maulid Nabi Muhammad Saw ini sebagi sebagai suri tauladan dan pedoman hidup yang akan kita jalani sehari-hari," ujar Yulianto.

Selain itu, Yulianto meminta kepada orang tua dan guru untuk selalu mengawasi anak-anak dari bahaya Narkoba, minuman keras dan LGBT.

"Jangan sampai anak-anak kita ini terjerumus kedalamnya, karena anak-anak kita ini adalah para generasi penerus bangsa untuk menyambung tongkat estafet perkembangan pembangunan di Pasaman Barat,"tukuk Yulianto.
(SSC/SJ)

BACA JUGA