Wiztian Yutri Prihatin Tak Ada Inisiatif Pemkab Padang Pariaman

5 BULAN BADAN JALAN RUNTUH

Sabtu, 13/04/2019 13:55 WIB
Runtuhnya badan jalan tanpa upaya penanggulangan di Durian Gadung, Sikucur Timur Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

Runtuhnya badan jalan tanpa upaya penanggulangan di Durian Gadung, Sikucur Timur Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

Pariaman, sumbarsatu.com-- Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sumbar dari partai PAN, Haji Sidi Wiztian Yutri prihatin dengan pembiaran terhadap bencana runtuhnya badan jalan tanpa upaya penanggulangan di Durian Gadung, Sikucur Timur Kecamatan V Koto Kampung Dalam.
 
"Jalur jalannya sangat strategis, menghubungkan Pariaman dengan V Koto dan V Koto dengan Kecamatan Sungai Geringging," ujar Caleg nomor 4 partai PAN untuk provinsi Sumbar dapil Kota Pariaman dan Padang Pariaman itu.
 
Wiztian Yutri yang wartawan senior Sumbar itu berharap dan mendorong Pemkab Padang Pariaman segera mengambil inisiatif, untuk penanggulangan, karena lama-lama separo badan jalan yang sudah runtuh sejak 5 bulan lalu itu, bisa tambah parah, berakibat terputusnya jalan.
 
Sebab, bila harus menunggu bantuan dari pusat seperti dari Badan  Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), waktunya tidak bisa cepat. Kita berebut dengan daerah lain yang juga terkena bencana.
"Perlu ada inisiatif dari Pemerintah Kabupaten. Apalagi kejadian sudah terlalu lama. Tak bisa lagi dengan Biaya Tak Terduga (BTT). Dana daerah itu bisa dipakai sesuai protapnya untuk penaggulangan darurat 3x24 jam.  Waktu tanggap darurat sudah selesai.
Artinya, pihak Dinas PUPadangpariaman telah kehilangan momentum merampungkan RAB-nya. Ini sudah berbulan-bulan," tukas Wiztian ketika sempat melihat dari dekat lokasi bencana jalan runtuh itu, kemarin.
 
Jalan strategis, Durian Gadung itu sehari-hari dilewati kendaraan angkutan umum, sarana transportasi hasil bumi serta untuk kendaraan angkutan dari Sungai Geringging menuju Bukittinggi via Malalak.
 
Syaiful Muncak, seorang tokoh masyarakat  Nagari Padangalai mendukung harapan Wiztian Yoetri. Sebab, terus terang suara beliau itu juga suara dan harapan masyarakat Padangalai dan kecamatan V Koto Timur.
 
"Kami menyadari untuk biaya penanggulanganya besar. Namun bila belum ada upaya penanggulangan sama sekali, dikawatirakan badan jalan akan tergerus. Apalagi sekarang musim hujan," ujar Syaiful yang mantan Ketua Badan Musyawarah Nagari Padangalai itu lagi.
 
Paling tidak, tambah Syaiful perlu upaya mendinding badan jalan,agar situasi tidak membahayakan pemakai jalan.
 
Dari lokasi bencana, mantan Pemred Padang Ekspres Wiztian Yutri itu, sempat berkomunikasi dengan Kepala BPBD Padangpariaman Budi Mulya, yang menjelaskan bahwa usulan penanggulangan bemcana jalan Durian Gadung sudah disampaikan ke pusat sebagaimana juga jembatan Lubuknapa di Kecamatan VII Koto. Kita sedang menunggu tindak lanjutnya, jelas Budi seperti ditirukan Wiztian Yutri. (SSC/Rel)



BACA JUGA