Rabu, 05/04/2017 18:17 WIB

Sulam Emas Air Bangis Pasaman Barat Dikembangkan

air bangis sulam

air bangis sulam

Pasaman Barat, sumbarsatu.com-- Menumbuhkembangkan usaha kecil dan menengah (UKM) di Pasaman Barat menjadi tanggung jawab besar bagi Dekranasda Pasaman Barat.
Berbagai persoalan yang ada seperti persaingan global, selera pasar dan kreativitas pengrajin yang masih perlu mendapat pelatihan khusus menjadi persoalan yang sedang dihadapi. Seperti kerajinan sulam mas yang menjadi identitas kerajinan unggulan Pasaman Barat yang perlu penanganan khusus dalam pengembangannya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dekranasda Pasaman Barat Ny. Yun Syahiran di hadapan Wakil Ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit di aula rumah dinas bupati setempat pada, Rabu (5/4/2017).

Dalam rangkaian acara pembinaan pelaku UKM dan IKM oleh Dekranasda Provinsi Sumbar di Pasbar yang diikuti oleh sejumlah pelaku UKM dan IKM setempat Ny. Yun Syahiran menegaskan bahwa Dekranasda Pasbar sendiri tengah berupaya mewujudkan tenaga pengrajin terampil yang mampu menghasilkan produk dengan nilai jual dan kreatifitas yang sangat tinggi.

"Beberapa waktu kita sudah mengirim 70 orang pelaku UKM dan IKM untuk mengikuti pelatihan khusus ditingkat provinsi dan saat ini kita sudah melihat perkembangan dan inovasi yang diterapkan sedang berjalan dan sudah membuahkan hasil," ujar Yun Syahiran.
Upaya pembinaan juga telah dilakukan ditingkat kenagarian dengan menghadirkan desainer yang diundang dari luar daerah.

Hal itu diharapkan dapat membuahkan hasil yang maksimal dalam meningkatkan kualitas produksi, harga jual serta nilai jual yang mumpuni untuk kemajuan produk kerajinan khas Pasaman Barat dimasa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama wakil ketua Dekranasda Provinsi Sumbar Ny. Wartawati Nasrul Abit menyatakan bahwa setiap kabupaten kota di Sumbar harus konsisten dalam mengembangkan produk kerajinan yang menjadi ciri khas atau milik daerahnya masing-masing.

"One Village One Product, itu yang harus kita wujudkan. Dan untuk Pasaman Barat, Sulam Emas harus menjadi icon yang mampu dibumingkan," pungkasnya.

Dia menyebutkan, Dinas Koperindag dan UKM Pasbar harus melakukan koordinasi dengan Dinas Koperindag provinsi untuk mengadakan pelatihan yang menghadirkan desainer ternama dari Jakarta yang dapat membantu pelaku UKM dan IKM di Pasbar dalam memberikan inovasi terhadap produknya masing-masing.

"Sulam Emas Pasbar sudah bagus. Namun perlu inovasi dan sentuhan karakteristik yang lebih estetik. Juga perlu penyederhanaan dalam hal bordiran agar terkesan punya nilai seni dan daya tarik yang tinggi" katanya.

Acara pembinaan pelaku UKM dan IKM oleh Dekransda Provinsi Sumbar yang berakhir hingga Rabu siang juga dihadiri oleh ketua GOW Pasbar, Ny. Wati Yulianto, Ketua DWP Pasbar Ny. Harnina Manus Handri, kepala koperindag dan UKM Pasbar, Ali Zamar dan segenap pelaku UKM dan IKM yang hadir. (SSC)

BACA JUGA