Jenazah almarhum Muslim Kasim di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta,
Jakarta, sumbarsatu.com--Mantan Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim periode 2010-2015 meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto Jakarta, Sabtu (11/2/2017) sekitar pukul 22.00 WIB disebabkan gangguan kesehatan.
Diantaranya Kepala Biro Humas Pemrov Sumbar Jasman Rizal di salah satu grup warga minang menyampaikan ucapan turut berduka cita,
“Innalillahi wa inalilahi rajiun, semoga almarhum Pak Muslim Kasim diampuni semua dosanya dan diterima semua amal ibdahnya Amin ya rabbal alamin,” ucap Jasman Rizal, Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsu Sumbar dalam pesan di media sosial, Sabtu (11/2/2017).
Sementara itu, Edy Tomato Bali pengurus organisasi IKM dalam pesan yang ditulisnya di media sosial menulis, Innalillahi wa iinailaihirojiun telah berpulang mamak/urang tuo kito Muslim Kasim di RSPAD Gatot Subroto.
Sebelumnya, mantan Bupati Padang Pariaman tersebut dirawat di rumah sakit tersebut karena mengalami gangguan kesehatan. Informasi yang dihimpun, jenazah dimakamkan di kampung halamannya Nagari Pakandangan, Padang Pariaman, Minggu (12/2/2017). (SSC)
Muslim Kasim, lahir di Pakandangan, Enam Lingkung, Padang Pariaman, Sumatera Barat, 28 Mei 1942 adalah seorang politisi dan birokrat Indonesia. Ia menempuh pendidikan SD Negeri tahun 1955 Pakandangan, SMP Tahun 1962 di Padang Panjang, SMA/ C Tahun 1963 di Padang Sarjana Akuntansi tahun 1976 Fakultas Ekonomi UNPAD Bandung, Pascasarjana, Magister Manajemen Universitas Negeri Padang Tahun 2004 di Padang.
Almarhum meninggalkan satu orang istri Nasrida Muslim, dan lima orang anak, yakni Harry Husnan Kurniawan, Ricky M. Barkah, Kemal Bahren Pasha, Kamil Bahren Pasha dan A. H. Zuchri
Almarhum yang suka berkebun ini mulai merintis karier sebagai birokrat sejak 1976 dan pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Barat periode 15 Agustus 2010 sampai 15 Agustus 2015. Pernah menjadi Wakil Gubernur Sumatera Barat tertua saat menjabat.
Sebelumnya, ia banyak mengabdikan dirinya pada lembaga negara Bulog dan pernah menjadi Bupati Kabupaten Padang Pariaman. Pada tahun 2010, ia memenangkan Pemilihan Kepala Daerah dengan pasangannya Irwan Prayitno sebagai Gubernur Sumatera Barat. Pada pilgub Sumbar 2016, Muslim Kasim berpasangan dengan Fauzi Bahar tapi tak menang.
Sejumlah penghargaan dan tanda jasa pernah diterima selama karirnya, di antaranya; Satyalancana Karya Satya 20 Tahun berdasarkan Keputusan Presiden RI (2 Mei 2000). Piagam Widyakrama dari Presiden RI (2 Mei 2004). Penghargaan Manggala Karya Kencana (29 Juni 2006). Penghargaan Tokoh Peduli Kemiskinan dari Tim Independen Universitas Andalas (2006). (SSC)