Ilustrasi
Pariaman, sumbarsatu.com—Tiga bocah warga Pasir Sunur, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Pantai Muaro Sunur, Minggu (15/2/2015) sekitar pukul 16.30 WIB. Sebelumnya, ketiga bocah ceria ini mandi-mandi di lokasi tersebut. Informasi hilangnya ketiga korban terlambat diterima tim SAR.
Kepala BPBD Pariaman, Asrizal melalui Kepala Seksi (Kasi) Iden tifikasi, Rita, seperti dilansir Singgalang, mengatakan, ketiga korban tewas tenggelam itu masing-masing bernama Asyifa (8), Khaisa (5) dan Mulki (5). Usai ditemukan ketiganya langsung dievakuasi ke RSUD Pariaman.
Dijelaskan, laporan hilangnya ketiga bocah malang tersebut baru diterima tim SAR BPBD Pariaman sekitar pukul 16.00 WIB. Mendapat laporan tim SAR BPBD menggunakan kapal cepat dan tim penyelam langsung menuju lokasi kejadian. Bersama tim PMI dan dibantu warga tim SAR berupaya mencari keberadan korban.
Setelah ditelusuri sepanjang garis pantai ke perairan laut, ternyata keberadaan korban tak ditemukan. Kemudian BPBD menurunkan tim penyelam guna mencari keberadaan korban di lokasi sungai persis di Muaro Pantai Sunur. Benar saja, tim penyelam menemukan dua korban di dasar sungai sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban langsung dievakuasi. Berselang 15 menit kemudian tim penyelam kembali berhasil menemukan satu korban lainnya. Saat ditemukan kondisi ketiga korban sudah tak bernyawa dengan mulut sudah berbusa. Diduga korban tenggelam sudah lebih dari dua jam.
Dikatakan, dari laporan warga, kronologis kejadian berawal sekitar pukul 01.00 WIB ketiga korban minta izin kepada orangtua mereka pergi bermain ke Muaro Sunur, tak jauh dari tempat tinggal mereka. Saat di Muaro ketiganya mandi-mandi di aliran sungai persis di depan Muaro Sunur arah ke Padang Pariaman.
Siang itu suasana Muaro Sunur sangat sepi. Ada warga dan pengunjung yang datang ke sana, namun tak memperhatikan kondisi sekitar. Warga bermain di seberang Muaro sungai arah ke wilayah Kota Pariaman. Sementara, ketiga bocah mandi-mandi di seberang sungai arah wilayah Kabupaten Padang Pariaman.
Sekitar pukul 15.45 WIB ada warga kebetulan melintas pinggir sungai lokasi tempat ketiga bocah mandi-mandi. Warga itu melihat ada tumpukan pakaian dan sandal. Namun tak melihat ada orang yang sedang mandi-mandi. Warga kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada warga lain.
Warga pun berhamburan ke lokasi. Setelah dicoba mencari, namun tak ditemukan. Warga kemudian menghubungi tim SAR BPBD Pariaman. Tak lama berselang tim SAR datang dan berupaya mencari korban bersama tim PMI dibantu warga.
Usai menjalani proses otopsi di RSUD Pariaman, jenazah ketiga korban diserahkan kepada tim BPBD Padang Pariaman dan selanjutnya dibawa pulang oleh keluarga. Kepulangan ketiga jenazah diwarnai airmata dan kesedihan sanak keluarga. Keluarga tak menyangka peristiwa naas menimpa anak-anak mereka. (SSC)