Vokasi Jadi Ujung Tombak, Menaker Dorong Serapan Tenaga Kerja

Kamis, 30/04/2026 10:47 WIB

Serang, sumbarsatu.com — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa pelatihan vokasi berperan penting dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja, terutama melalui penguatan link and match antara kompetensi lulusan dan kebutuhan industri.

“Masih terdapat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan industri. Hal ini harus dijembatani melalui pelatihan vokasi yang berkualitas,” ujar Yassierli saat meninjau Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch I Tahun 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Serang, Banten, Rabu (29/4/2026).

Dorong Pelatihan Selaras Kebutuhan Industri
Menaker menekankan pentingnya penguatan program pelatihan agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sehingga lulusan benar-benar siap kerja.

Ia juga meminta para instruktur meningkatkan kualitas pembelajaran dan memastikan peserta menguasai keterampilan yang relevan.

Capaian serapan kerja lulusan pelatihan vokasi di BBPVP Serang pada 2025 tercatat mencapai 82 persen. Angka ini dinilai mencerminkan kesesuaian program pelatihan dengan kebutuhan industri.

“Capaian ini perlu dijaga dan terus ditingkatkan agar lulusan balai pelatihan semakin mampu memenuhi kebutuhan industri,” katanya.

Tinjau Workshop hingga Walk in Interview


Dalam kunjungan tersebut, Yassierli meninjau sejumlah workshop pelatihan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar industri. Ia juga memantau pelaksanaan walk in interview yang mempertemukan langsung peserta dengan perusahaan.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi percepatan penyerapan tenaga kerja, dengan membuka akses langsung antara lulusan pelatihan dan dunia usaha.

Selain itu, Menaker juga berdialog dengan peserta untuk menyerap aspirasi dan memastikan program pelatihan memberikan manfaat nyata.

Peserta Rasakan Manfaat Nyata


Salah satu peserta, Mohamad Adam Firdaus (24), mengaku mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda selama mengikuti pelatihan di BBPVP Serang, khususnya di Workshop Elektro Mechanical Utility.

“Fasilitasnya mendukung, instruktur sangat baik, dan materinya mudah dipahami. Bahkan ada hal yang belum saya pelajari saat di SMK,” ujarnya.

7 Kejuruan, 18 Program Pelatihan
BBPVP Serang menyelenggarakan PVN Batch I dengan 7 kejuruan dan total 18 program pelatihan yang disusun berdasarkan kebutuhan industri. Program tersebut meliputi:
Teknik Las (5 program)
Teknik Listrik (5 program)
Manufaktur (3 program)
Teknologi Informasi dan Komunikasi (2 program)
Bisnis dan Manajemen (2 program)
Fashion Technology (1 program)
Teknologi Pengolahan Agroindustri (1 program)

 

Dengan komposisi tersebut, pemerintah berharap pelatihan vokasi mampu menjadi solusi konkret dalam mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia.ssc



BACA JUGA