kir
Simpang Empat, sumbarsatu.com--Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ke-22 yang diperingati pada 7 Januari 2026, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar Tabligh Akbar dan zikir bersama di halaman Kantor Bupati Pasbar, Rabu (31/12/2025) malam.
Kegiatan keagamaan tersebut, juga dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad Saw 1447 Hijriah.
Tabligh Akbar ini dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, Ketua TP-PKK Pasbar Sifrowati Yulianto, Ketua GOW Gusmalini M. Ihpan, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail, para kepala OPD, serta stakeholder terkait lainnya.
Pemerintah daerah menghadirkan penceramah Ustaz Arif Habibi Batubara dari Medan, Sumatera Utara. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Diskominfo Pasbar Channel agar dapat diikuti masyarakat yang tidak hadir secara langsung.
Tabligh Akbar dan zikir bersama tersebut, menjadi momentum penguatan spiritual bagi masyarakat dan pemerintah daerah, terutama pascabencana banjir dan longsor yang melanda Pasbar dan saat ini telah memasuki masa pemulihan.
Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan dan Forkopimda sebelumnya juga turun langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana banjir dan longsor yang menyebabkan kerusakan permukiman warga serta menelan korban jiwa.
Dalam sambutannya sekaligus membuka Tabligh Akbar secara resmi, Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Tabligh Akbar ini diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yulianto.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Pasaman Barat yang ke-22.
Pemerintah daerah berharap daerah yang berjuluk Bumi Mekar Tuah Basamo senantiasa dijauhkan dari bala dan bencana.
“Malam ini juga kita memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Semoga kita mampu meneladani sifat-sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Bupati Yulianto juga menyampaikan duka mendalam atas musibah banjir dan longsor yang menimpa 11 kecamatan di Pasbar. Menurutnya, kehilangan nyawa dan harta benda yang dialami masyarakat merupakan duka bersama bagi pemerintah daerah.
“Kita bermohon kepada Allah Swt agar saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana diterima amal ibadahnya dan masyarakat yang kehilangan harta diberikan pengganti yang lebih baik,” ucapnya.
Bupati Yulianto juga menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, media massa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Pasbar.
“Alhamdulillah, dengan kebersamaan dan doa kita semua, semoga masyarakat yang terdampak diberikan kekuatan dan ke depan Pasbar terhindar dari bala dan bencana,” ujarnya.
Sementara itu, penceramah Ustaz Arif Habibi Batubara dalam tausiyahnya menyampaikan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui peristiwa Isra Mikraj, serta mencontoh keteladanan Siti Khadijah sebagai istri yang salehah.
Menurutnya, musibah banjir dan longsor yang terjadi dapat menjadi ujian sekaligus pengingat bagi umat untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt dan memperbaiki kualitas keimanan. (ssc/nir)