
Agam, sumbarsatu.com – Festival Rakik atau rakit hias yang digelar masyarakat Sungai Tampang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, berlangsung meriah pada Kamis malam (3/4/2025).
Tradisi tahunan ini diikuti oleh enam unit rakit hias yang tampil dengan berbagai dekorasi dan gemerlap lampu warna-warni, mencerminkan kreativitas serta kekompakan para pemuda setempat.
Wali Nagari Tanjung Sani, Mukhsin, dalam keterangannya pada Jumat (4/4/2025), mengatakan bahwa festival ini telah menjadi warisan budaya yang berlangsung sejak zaman kolonial dan terus dilestarikan hingga kini.
“Festival Rakik bukan hanya sekadar ajang hiburan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kreativitas pemuda di nagari ini,” ujarnya.
Setiap rakit dinilai berdasarkan estetika, inovasi dalam desain, serta kekompakan tim dalam penyajiannya. Panitia memberikan hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama mendapatkan uang tunai Rp5,5 juta beserta trofi, juara kedua memperoleh Rp4 juta, dan juara ketiga Rp3 juta. Sementara itu, peserta yang belum beruntung tetap mendapatkan hadiah hiburan sebesar Rp1 juta.
Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik wisata bagi Kecamatan Tanjung Raya dan Kabupaten Agam secara umum. Dengan semakin dikenalnya festival ini, diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan dan memperkenalkan keunikan budaya masyarakat sekitar Danau Maninjau.
Selain itu, festival ini juga menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman. Dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, Festival Rakik diharapkan terus berkembang dan semakin menarik di tahun-tahun mendatang. (MSM)