Hari Ketiga Minang Screening Bahas Film Tema Korupsi

-

Minggu, 27/03/2022 17:27 WIB

Padang Panjang, sumbarsatu.com—Memasuki hari ketiga Minang Screening festival film yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Televisi dan Film Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang mengusung tema “'Korupsi', Sabtu (26/3/2022) di Serambi Milk Kota Padang Panjang.

Kegiatan yang bertujuan untuk menyambut Hari Film Nasional yang jatuh pada 30 Maret mendatang tersebut dihadiri oleh para mahasiswa dari berbagai institusi dan dosen, hingga masyarakat umum yang berada di sekitar lokasi.

Pada hari ketiga dalam gelaran Minang Screnning #1 ditayangkan film bertajuk “Pemenang Tak Terbeli” karya Brave Jousant.

Film “Pemenang Tak Terbeli” dibedah dan dibahas Vera Nedly,  yang menjabarkan rasa harapannya terhadap para sineas muda agar semakin banyak tertarik dengan film bertema antikorupsi yang memberi dampak positif pada khalayak banyak.

"Ini ke depan, mudah-mudahan semakin banyak para sineas yang tertarik untuk membuat film bertema antikorupsi,”  kata Vera Nedly.

Ia pun membeberkan, bahwa korupsi terbagi menjadi empat jenis di antaranya suap, gratifikasi pada pemasangan, korupsi bansos, dan suap pemasangan proyek. “Itu adalah bukti bahwa pemilu yang diwarnai politik uang, banyak menjadi pemimpin yang tidak amanah. Melalui risetnya bahwa pada tahun 2015 tiga orang gubernur serta 3 orang wali kota terjerat kasus korupsi. Kemudian satu orang gubernur, dan tujuh orang bupati/wali kota terjerat kasus korupsi dan masih banyak lagi,” urainya.

Vera Nedly menyayangkan mengapa kasus tersebut bisa terjadi. Korupsi merupakan perbuatan melawan hukum dengan maksud memperkaya diri, baik perorangan maupun koorporasi yang merugikan keuangan negara dan rakyat.

Dalam kegiatan ini, panitia bekerjasama dengan UMKM turut mempromosikan produk-produk lokal. SSC/Rel



BACA JUGA