Walikota Padang besuk Hasan Basri Durin
Jakarta, sumbarsatu.com—Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo membesuk mantan Gubernur Sumatera Barat, Hasan Basri Durin yang terbaring sakit di RS Medistra, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2-16).
Walikota mendoakan kesembuhan Hasan Basri Durin yang sudah cukup lama dirawat karena mengalami pendarahan di otak.
Pagi itu, sekira pukul 09.00 Wib, Walikota mendatangi ruang rawat inap RS Medistra. Saat itu Walikota bertemu langsung dengan Aditia, putera bungsu Hasan Basri Durin. Saat masuk ke ruang rawat inap tersebut, Hasan Basri Durin terlihat tidur mengenakan pakaian putih milik RS Medistra.
"Kalau siang, Bapak tidur. Tapi kalau malam, mata Bapak terbuka, namun tidak bisa bicara," kata Aditia kepada Walikota Padang.
Ketika itu pula, Walikota Padang memegang tangan Hasan Basri Durin. Sambil membaca salam, Walikota membisikkan namanya kepada Hasan Basri Durin. "Ambo Mahyeldi, Pak," ujar Walikota sambil setengah berbisik.
Saat itu pula Hasan Basri Durin merespons ucapan salam dari Walikota Padang. Seketika mata mantan Gubernur Sumbar itu terbuka sambil menggerakkan jari tangannya.
"Beliau merespons dengan baik, semoga beliau cepat sembuh. Kita mintakan doa dari seluruh warga Kota Padang untuk kesembuhan beliau," sebut Walikota.
Di sela-sela membesuk itu, Walikota berbincang-bincang dengan Aditia. Mahyeldi menyebut bahwa dirinya terakhir bertemu dengan Hasan Basri Durin pada saat serah terima jabatan antara Plt Gubernur Sumbar dengan Gubernur Sumbar terpilih di Auditorium Gubernuran, dua bulan lalu.
"Saat itu kami bersalaman cukup lama. Beliau juga memberikan masukan-masukan tentang Kota Padang ke depan," tutur Walikota kepada Aditia.
Aditia juga menyebut bahwa ayahnya sudah dirawat di RS Medistra sejak 21 Maret 2016.
Hasan Basri Durin sempat dirawat di ICU RS Medistra selama dua minggu. "Mohon doa untuk kesembuhan Bapak," ujar Aditia.
Besuk Mashadi
Sementara itu usai membesuk mantan Gubernur Sumbar, Hasan Basri Durin di RS Medistra, Jakarta Pusat, Walikota juga membesuk mantan anggota DPR-RI, H. Mashadi, Selasa (19/4) siang.

Mahyeldi membesuk Mashadi
H. Mashadi dirawat di RS. Otak Nasional di Jakarta Timur. Lelaki rendah hati dan bersahaja ini dirawat di rumah sakit tersebut karena menderita gejala stroke ringan. H. Mashadi sudah dirawat selama dua minggu di rumah sakit tersebut.
"Mari kita sama-sama mendoakan beliau kembali sehat dan bisa beraktifitas seperti biasa," kata Mahyeldi.
H. Mashadi merupakan anggota DPR-RI pada 1999-2004. Selama berkantor di Senayan, H. Mashadi hanya menggunakan kendaraan Vespa. Bahkan lelaki ini pernah diusir oleh pasukan pengamanan di gedung DPR RI karena menggunakan Vespa dan berpenampilan sederhana.
Dengan tampilan sederhana itu, banyak yang tidak menyangka kalau H. Mashadi seorang anggota DPR-RI. Saat H. Mashadi menyebut dirinya anggota DPR-RI, pasukan pengamanan gedung DPR-RI tidak serta merta mempercayainya. Pasukan pengamanan justru terlihat sinis dan menertawainya.
Ketika H. Mashadi menunjukkan tanda pengenal anggota DPR-RI, pasukan pengamanan kemudian percaya. Pasukan pengamanan lantas meminta maaf kepada H. Mashadi.(SSC)
