Agam,sumbarsatu.com—Wereng dan tikus merupakan musuh utama petani,di samping hama tanaman lainnya. Khusus wereng, akan memusnahkan tanaman padi, sejak dari persemian, seperti diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Agam, melalui Kabid Tanaman Pangan, Japrizal, Sabtu (3/10/2015).
Baru-baru ini,menurutnya ada serangan hama wereng di areal persawahan petani Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung. Setelah dilakukan pemberantasan hama, ada yang bisa diselamatkan, ada pula yang tidak. Karena pemberantasan hama wereng sangat tergantung banyak faktor, antara lain parahnya serangan.
Cara praktis mencegah serangan hama wereng adalah dengan menanam benih varietas unggul tahan wereng (VUTW). Namun kadang kala petani lupa, karena terpengaruh paradigma lama, yang menyatakan benih non VUTW rasa nasinya lebih enak. Padahal itu tidak benar.
Tanaman padi yang terserang hama wereng di Kecamatan Lubuk Basung adalah jenis PB 42, dan Bendang Pulau. Kedua jenis padi itu merupakan makan empuk hama wereng.
Jenis benih VUTW yang kini tersedia di tingkat penangkar benih di Lubuk Basung adalah Batang Piaman dan IR 64. Namun yang pal;ing banyak stocknya adalah jenis IR 64. Rasa nasinya juga enak, dan tidak kalah dengan PB 42.
“Kini,pasca serangan hama wereng,banyak petani mencari benih VUTW. Semoga pelajaran pahit itu menjadikan para petani lebih arif dalam memilih benih,” ujarnya. (MSM)