Katupek Gulai Paku Rang Tiku, Rasa Spesial

Minggu, 20/09/2015 19:16 WIB
Katupek gulai paku spesial Rang Tiku. (msm)

Katupek gulai paku spesial Rang Tiku. (msm)

Tiku, sumbarsatu.com—Katupek (ketupat) gulai paku merupakan makanan spesifik Orang Minang. Tidak ada yang tidak mengenal jenis makanan yang satu ini. Namun katupek gulai paku Rang Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, memang spesial.

“Gulai pakunya biasa saja. Namun katupeknya yang spesial, karena dimasak dengan santan,” ujar Aktivis LSM KOMA, D. St. Palimo, Minggu (20/9/2015), dengan nada promosi.

Penasaran, sumbarsatu.commencoba membuktikannya. Kedai katupek yang dipilih adalah milik Upik (45), di pinggir jalan raya Tiku-Padang.

Upik menyediakan dua macam gulai untuk teman makan katupeknya,yaitu gulai paku dan gulai asam padeh. Keduanya sama-sama digemari peminatnya.

Ternyata semua yang dipromosikan Aktivis LSM KOMA itu tidak ada yang meleset.

Usai menikmati kuliner khas Tiku itu, sumbarsatu.com, mencoba mengorek rahasia katupek gulai paku spesial itu. Ternyata Upik pun tidak pelitm, membeberkan rahasianya.

Menurutnya, cara memasak katupek tersebut sama dengan membuat katupek untuk sate. Cuma katupek sate direbus dengan air, sedangkan katupek Rang Tiku direbus dengan santan. Makanya rasanya lebih enak, dan lebih mengenyangkan.

Upik juga menyediakan bubur putih, tetapi memakannya tidak pakai kuah seperti layaknya bubur,tetapi dengan gulai asam padeh. Kalau bubur biasanya dimakan dengan kuah saka dimasak dengan santan, atau tengguli.

“Makanan seperti ini hanya ada di Tiku,Pak, tidak ada di Lubuk Basung atau tempat lainnya di Agam,” ujar Upik.

Harganya...? sangat terjangkau kantong tepos seperti kantong sumbarsatu.comSebuah katupek lengkap dengan gulai paku atau gulai asam padeh dibanderol Rp1.500. rata-rata penikmatnya memesan dua buah katupek, dengan harga Rp3.000, sudah kenyang dari pagi sampai siang.

Menurut St. Palimo, Tiku memiliki kuliner khas lainnya, yang masuk MURI. Makanan tersebut adalah gulai lauak khas Tiku. Kapalo lauak dimasak dalam keadaan segar,dibumbui dengan bumbu alami, sehingga citarasanya bukan main.

Rahasianya,menurut salah seorang pemilik rumah makan di Tiku,Ajo Pin, adalah bahan utamanya yang segar.

“Kapalo lauak yang kami gulai adalah yang masih segar, dari ikan pilihan. Kebanyakan ikan karang,” ujarnya. (MSM)

Lebaran

BACA JUGA