Koreografi Replay Karya Mentari Fahreza Dipanggungkan di Festival Nan Jombang Tanggal 3

KOMUNITAS API-API PADANG PANJANG

Jum'at, 02/10/2026 10:53 WIB
-

-

 

Padang, sumbarsatu.com — Festival Nan Jombang Tanggal 3 kembali membuka ruang bagi seniman muda untuk mempertemukan karya, gagasan, dan publik. Festival Nan Jombang Tanggal 3 juga mendapat dukungan Bakti Budaya Djarum Foundation. 

Pada Sabtu, 3 Oktober 2026, festival bulanan yang berlangsung di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang, Balai Baru, Padang, itu akan menghadirkan karya tari kontemporer berjudul Replay  karya koreografer muda Mentari Fahreza dari Komunitas Api-api Padang Panjang.

Pertunjukan dijadwalkan mulai pukul 20.00 WIB. Setelah pementasan, kegiatan dilanjutkan dengan Bincang Karya yang menghadirkan koreografer dan tim artistik untuk membicarakan gagasan serta proses penciptaan karya. Sesi diskusi tersebut akan dimoderatori Ganda Cipta.

Direktur Festival Nan Jombang, Angga Mefri, mengatakan Festival Nan Jombang Tanggal 3 tidak hanya ditujukan sebagai ruang pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang bagi seniman muda untuk memperkenalkan dan mempertanggungjawabkan karya mereka di hadapan publik.

“Festival Nan Jombang Tanggal 3 memberi ruang kepada seniman muda untuk mempresentasikan karyanya di depan publik, baik teater, tari, maupun musik,” kata Angga Mefri.

Pada edisi Oktober ini, Replay  mempertemukan Mentari Fahreza sebagai koreografer dengan Ahmad Nazir sebagai komposer dan Muhammad Giffary sebagai media artist. Pertunjukan akan dibawakan oleh dua penari, yakni Gilang Ramadhan dan Mentari Fahreza.

Karya tersebut berangkat dari kegelisahan mengenai hubungan antara masa kecil, tubuh, dan pertumbuhan manusia. Pertambahan usia membawa perubahan pada tubuh dan pengalaman seseorang, tetapi pengalaman masa lalu tidak selalu hilang.

Sebagian pengalaman itu dapat meninggalkan jejak melalui kebiasaan, cara bergerak, cara bermain, cara merespons, hingga cara seseorang menghadapi berbagai situasi.

Gagasan tersebut kemudian membawa Replay pada pertanyaan mengenai pertumbuhan manusia. Ketika usia terus bertambah, apakah manusia benar-benar tumbuh atau justru mengulang sesuatu yang telah terbentuk sejak masa kanak-kanak?

"Kata “replay” menjadi gagasan utama dalam karya karena tubuh ditempatkan sebagai medium untuk memutar kembali pengalaman masa kecil melalui gerak," kata Mentari.

Namun, tambahnya, pengulangan itu tidak pernah menghasilkan bentuk yang benar-benar sama. Tubuh yang mengulang telah berubah karena usia, pengalaman, kemampuan, dan kesadaran yang juga berubah.

Pengulangan gerak dalam Replay menjadi cara untuk mengamati perubahan tersebut. Sebuah gerakan sederhana dapat dilakukan berulang-ulang sampai tubuh mengalami kelelahan, menemukan batas, mengalami kegagalan, kemudian mencari kemungkinan lain.

Batas kemampuan tubuh tidak ditempatkan semata-mata sebagai hambatan. Ketika tubuh tidak lagi mampu melakukan sesuatu dengan cara yang sama seperti sebelumnya, muncul kemungkinan untuk menerima, menyesuaikan, dan menemukan cara baru.

Karena itu, Replay tidak diarahkan untuk membawa tubuh kembali menjadi anak-anak. Karya ini justru membaca kembali apa yang masih tertinggal dari masa kanak-kanak dalam tubuh manusia hari ini.

Pertumbuhan, dalam perspektif karya tersebut, tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk bergerak lebih jauh atau melakukan sesuatu yang lebih sulit. Pertumbuhan juga berkaitan dengan kemampuan manusia mengolah pengalaman lama dan menemukan cara baru untuk bergerak sebagai dirinya yang sekarang.

Kehadiran Replay sekaligus memperlihatkan kecenderungan Festival Nan Jombang Tanggal 3 dalam membuka panggung bagi beragam bentuk seni pertunjukan. Sepanjang 2026, panggung yang berada di Gedung Manti Menuik tersebut telah digunakan untuk menghadirkan karya tari, teater, hingga pertunjukan musik.

Festival ini telah berlangsung secara rutin setiap tanggal 3 sejak 2013. Memasuki 2026, penyelenggara menyebut festival tersebut telah memasuki tahun ke-13 dan menjadi salah satu program utama Nan Jombang Dance Company. ssc/mn



BACA JUGA