Menjejak Mimpi ke Prancis, Ayra Bawa Tari Nusantara ke Panggung Dunia

Sabtu, 23/05/2026 09:14 WIB

Padang, sumbarsatu.com— Kabar membanggakan datang dari MTsN 6 Kota Padang. Seorang siswi kelas 9.6, Ayra Mifaturrahmah, mendapat kesempatan mengikuti misi budaya ke Prancis tahun 2026 bersama Komunitas Gentra Lestari Budaya. Kesempatan tersebut menjadi hasil dari ketekunannya menekuni seni tari di Sanggar Tari Taratak Bundo.

Berdasarkan surat resmi Gentra Lestari Budaya tertanggal 12 Mei 2026, Ayra terpilih sebagai bagian dari delegasi budaya Indonesia dalam ajang Building Bridges Indonesia Expo 2026 yang diselenggarakan Association Les Amis de L’Indonesie (AAI) di Prancis pada 21 Mei hingga 1 Juni 2026.

Dalam kegiatan internasional itu, Ayra dijadwalkan menampilkan tiga tarian daerah yang merepresentasikan kekayaan budaya Nusantara. Pada 27 Mei 2026, ia akan membawakan Tari Minang Kreasi Samsimar.

Selanjutnya, pada 28 Mei 2026, Ayra tampil dengan Tari Sentani dari Papua. Penampilannya ditutup melalui Tari Piring Lawang Tigo pada 30 Mei 2026 di La Mairie Martres-Tolosane, Toulouse, Prancis.

Sebelum berangkat, Ayra bersama ibunya, Yuli, dan wali kelasnya, Dewi Ratih, menemui Kepala MTsN 6 Kota Padang, H. Yakub, di ruang kerjanya pada Senin (18/5/2026). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh harapan.

Dalam kesempatan itu, H. Yakub menyampaikan rasa bangga atas capaian Ayra yang mampu membawa nama madrasah hingga ke tingkat internasional.

“Kami sangat bersyukur dan bangga. Semoga Ayra dapat menjaga nama baik keluarga, madrasah, dan Indonesia selama berada di Prancis. Tampilkan budaya Nusantara dengan penuh percaya diri, tetap rendah hati, disiplin, dan jangan pernah meninggalkan ibadah,” ujar H. Yakub, Sabtu (23/5/2026).

Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan rjalan lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi Ayra untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Perjalanan Ayra menuju panggung internasional tidak diraih secara instan. Sebelumnya, ia telah menorehkan sejumlah prestasi di bidang seni tari. Pada 2024 di Cirebon, Ayra meraih gelar Putri Tari Lingkungan. Setahun kemudian, dalam ajang di Jakarta pada 2025, ia kembali meraih penghargaan sebagai Juara Favorit.

Di balik pencapaian tersebut, terdapat dukungan dan doa dari sang ibu, Yuli. Ia selalu mengingatkan putrinya untuk tidak meninggalkan salat, tetap fokus berlatih, dan terus berkarya di mana pun berada.

Sementara itu, Ayra berharap pengalaman tampil di Prancis tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan semangat dan kerja kerasnya, Ayra diharapkan mampu mengharumkan nama Indonesia sekaligus memperkenalkan budaya Nusantara di mata dunia.ssc/rel



BACA JUGA