J&T Express Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan Pengiriman Selama Ramadan 2026

Kamis, 19/02/2026 05:12 WIB
Pendukung 1 - Strategi J&T Express Hadapi Ramadan

Pendukung 1 - Strategi J&T Express Hadapi Ramadan

 

Jakarta, sumbarsatu.com–Menyambut bulan suci Ramadan 2026, J&T Express menyiapkan berbagai strategi untuk mengantisipasi lonjakan volume pengiriman paket. Pada Ramadan 2025, perusahaan mencatat peningkatan volume lebih dari 40 persen dibandingkan bulan sebelumnya, seiring meningkatnya aktivitas belanja online masyarakat.

CEO J&T Express, Robin Lo, menyampaikan bahwa tren kenaikan pengiriman setiap Ramadan menunjukkan preferensi masyarakat terhadap belanja daring tetap tinggi dan berdampak langsung pada kebutuhan layanan logistik. Menurutnya, perusahaan terus mengoptimalkan aspek operasional agar pengiriman tetap aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan meskipun terjadi lonjakan signifikan.

Robin menambahkan, Ramadan tahun ini juga berpotensi diwarnai cuaca ekstrem yang dapat menambah tantangan operasional. Meski demikian, J&T Express tetap optimistis mampu memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi yang adaptif dan dukungan teknologi terintegrasi.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, J&T Express meningkatkan kapasitas operasional dengan merekrut pekerja musiman, menambah shift malam, serta mengoptimalkan mesin sortir di gateway dan pusat sortir. Perusahaan juga menambah frekuensi pengiriman antar kota dan provinsi melalui moda transportasi darat hingga udara, disertai perawatan armada secara berkala guna mencegah hambatan distribusi dan penumpukan paket.

Selain itu, alur pengiriman dipantau secara real-time menggunakan sistem berbasis kecerdasan buatan untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan kendala di lapangan—termasuk potensi cuaca ekstrem atau bencana alam—dapat segera diatasi. Seluruh outlet Drop Point dan Mini Drop Point juga tetap beroperasi setiap hari selama Ramadan agar pelanggan tetap mudah mengakses layanan pengiriman.

Optimisme terhadap peningkatan volume pengiriman juga didukung tren belanja masyarakat. Survei Jakpat menunjukkan 70 persen responden meningkatkan pengeluaran selama Ramadan, sementara survei Populix mencatat 78 persen masyarakat berencana membeli produk fesyen, yang menjadi salah satu kategori pengiriman tertinggi J&T Express pada Ramadan sebelumnya.

Melihat tren tersebut, J&T Express memproyeksikan volume pengiriman Ramadan 2026 akan melampaui rata-rata pengiriman harian. Perusahaan menegaskan komitmennya menjaga keandalan layanan serta memastikan paket tiba sesuai ekspektasi pelanggan selama periode Ramadan.

Untuk mendukung tingginya kebutuhan pengiriman, J&T Express menghadirkan promo diskon ongkir hingga 50 persen bagi pengguna baru melalui aplikasi dengan kode voucher JNTBERKAH. Pengguna setia juga dapat menikmati diskon 30 persen pada hari kerja dan 40 persen pada akhir pekan. Promo berlaku untuk layanan J&T EZ dengan maksimal potongan Rp20.000 selama periode 16 Februari hingga 31 Maret 2026.ssc/rel



BACA JUGA