Unimed Dampingi Pengerajin Anyaman Purun Khas Suku Banjar

BERBASIS TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Kamis, 05/11/2020 20:15 WIB
Uji coba alat pemipih purun

Uji coba alat pemipih purun

Pantai Cermin,sumbarsatu.com--Universitas Negeri Medan dampingi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak dalam bidang kerajinan purun khas suku Banjar Kalimantan yang terdapat di Kabupaten Serdang Bedagai.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada optimalisasi penggunaan teknologi tepat guna (TTG) yang selama ini sangat di butuhkan oleh masyarakat pelaku usaha dalam meningkatkan produktivitas dalam proses usaha.

Menurut Kepala Desa Ara Payung Ahmad Alhadi, SH, kerajinan anyaman purun ini merupakan kerajianan yang telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh warga, yang mayoritas merupakan suku Banjar Kalimantan.

Jadi dapat dikatakan bahwa kerajinan ini merupakan kerajinan etnik, yang proses pengerjaannya masih menggunakan alat manual yaitu ditumbuk atau dijemur di pinggir jalan agar dilindas oleh kendaraan agar purun dapat halus dan mudah dianyam.

“Kekurangan bahan purun di kerjakan manual dan tradisional adalah produksinya kecil dan bila diletakkan di tengah jalan membahayakan pengendara yang lewat. Selain itu juga purunnya bisa tercecer dimana-mana sehingga ini akan menyulitkan pengerajin. Dengan adanya alat TTG dari Unimed sangat membantu masyarakat pengerajin dalam hal produksi dan proses pengerjaan bahan sehinggapurun dapat pipih sesuai standart serta mudah dianyam,” kata Kades dua periode, Kamis (5/11/2020).

Dalam pelaksanaan pengabdian yang dilaksanakan pada Kamis (5/11), Tim Pengabdi Unimed turut menggandeng tim dari Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dalam proses pembudidayaanpurun yang mulai langka dan harus dipesan dari kabupaten lain di antaranya Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.

Dalam proses ini juga tim melakukan pendampingan agar masyarakat mampu memiliki bahan baku yang mencukupi tanpa harus membeli dari Kabupaten lain mencukupi di Desa Ara Payung Kecamatan Pantai Cermin.

Disela-selaKunjungan tersebut Ketua tim pengabdian kepada masyarakat digawangi oleh Dosen Ekonomi Unimed, Sulaiman Lubis, SE.,M.Si didampingi dosen UMSU Muhammad AlQomari, SP.,MP, mengatakan kegiatan ini adalah pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dalam skema pengabdian kepada masyarakat yang dikompetisikan secara nasional, sehingga disini kami melaksanakan pola pendekatan kepada masyarakat berupa pelatihan dan pendampingan.

Lanjut Sulaiman pengabdian di desa Ara Payung ini menawarkan tiga bidang yakni pelatihan dan pendampingan dari segi pemasaran, Bahan baku produksi serta penyerahan alat teknologi tepat guna sesuai kebutuhan masyarakat.

“Penyerahan alat TTG disini merupakan upaya memenuhi kebutuhan masyarakat pengerajin yang terkendala dalam hal produksi, beranjak dari permaslahan yang di ungkapkan masyarakt itulah kampus mencoba untuk menyahuti dengan pengaplikasian di bidang teknologi dengan  mendesain sebuah mesin pemipih purun yang lebih efektif dan efisien membantu dalam segi produksi,” kata Kepala Laboratorium Fakultas Ekonomi Unimed tersebut.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Director Executif Pusat Study Pendampingan Rakyat (Puspera) Indonesia Irfandi, M.Si, Ketua Prodi konomi Digital Dedy Husrizalsyah, SE., M.Si Ketua Laboratorium Fisika Mukti Hamjah, M.Si dan Sekertaris Executif Puspera Indonesia Deo Demonta Panggabean, M.Pd serta masyarakat dan tokoh pemuda dan UMKM di Desa Ara Payung Kecamatan Pantai Cermin.SSC/Rel

 

 

  

 

 



BACA JUGA