Pantai Tiku yang kotor
Tiku, sumbarsatu.com-Pasir Tiku yang sering disebut Pantai TPI Tiku, Kecamastan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, semakin memantapkan diri sebagai objek wisata alam dan kuliner.
Di sepanjang pantai, yang kini telah rimbun dengan cemara laut, berjejer kedai makanan dan minuman. Tenda berwarna-warni menambah semaraknya pantai, yang berhadapan dengan Pulau Tangah dan Pulau Ujung itu.
"Waktu Lebaran, banyak pengunjung meramaikan objek ini, Pak. Bahkan di antara mereka menyewa perahu untuk mengunjungi Pulau Tangah dan Pulau Ujung," ujar seorang remaja putri, yang mengaku bernama Rina, di objek tersebut.
Ada yang unik di objek wisata Pasir Tiku. Pengunjung tidak dipungut bayaran. Hanya uang perkir motor dan mobil yang dikutip pemuda setempat. Keamanan terjamin. Pemuda setempat menjaganya dengan baik.
"Di sini tidak ada tukang palak. Kendaraan pun aman di tempat parkir, karena kami menjaganya dengan sebaik-baiknya," ujar beberapa pemuda.
Makanan spesifik di Pantai Pasir Tiku masih berkisars pada masakan serba ikan. Gulai kapalo ikan, menjadi andalan kedai nasi. Di samping itu ada kudapan gulai langkitang, atau gulai siput. Walau bernama gulai, tetapi tidak dimakanbersama nasi.
Minuman khas masih bertahan pada air kelapa muda. Air kelapa disajikan sesuai pesanan. Ada yang disajikan di gelas, ditambah gula dan susu kental manis, dan ada pula yang disajikan secara alami. Penyajian secara alami, buah kelapa dilubangi, dan disajikan dengan pipet dan sendok.
Walau keindahannya sudah tidak terbantahkan, namun masih ada yang perlu dibenahi. Kondisi K.3 di pasir pantai masih amburadul. Sampah berserakan, merusak keindahan pantai. (MSM)
