Bupati Agam letakkan karangan bunga di Makam Pahlawan Perang Kamang Kecamatan Kamang Magek
Agam, sumbarsatu.com—Bupati Agam Indra Catri mengatakan, perang Kamang bukanlah perlawanan lokal anak Nagari Kamang semata, namun adalah perlawanan rakyat Sumatera Barat yang dimotori oleh tokoh masyarakat Kamang.
"Para tokoh pejuang perang Kamang sesungguhnya Pahlawanan Nasional," kata Indra Catri saat menyampaikan amanat sebagai inspektur upacara peringatan perang Kamang ke-107 di halaman Kantor Camat Kamang Magek, Senin (15/7/2015).
Bupati menambahkan, perang Kamang sejatinya adalah suatu perlawanan yang tumbuh dan dijiwai oleh semangat dan cita-cita yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan Republik Indonesia.
Meskipun waktu berjalan semakin jauh meninggalakan masa periode perjuangan, sedikitpun tidak boleh lupa perjuangan dan terus pelihara serta wariskan dari generasi ke generasi, salah satunya dengan memperingati setiap tahunnya.
"Mari jadikan perang Kamang sebagai titik balik untuk mengukur sejauh mana memaknai nilai-nilai dan semangat pejuang, jadikanlah sebagai modal dan motivasi untuk menata kehidupan yang lebih baik," kata Indra Catri.
Perang Kamang adalah contoh sebagai rujukan untuk menjadi kebersamaan dan kesatuan segenap lapisan masyarakat terutama Kamang Magek.
Bupati berharap jadikanlah semangat kepahlawanan para pejuang untuk mendukung semua program pemerintah, sehingga nanti meningkatnya kesejahteraan masyarakat untuk menuju pada kehidupan yang lebih baik.
Setelah itu peringatan perang Kamang, bupati dan rombongan melakukan tabur bungga di tiga makam yaitu Makam Abdul Manan, Makam Tuanku Nan Renceh dan Makan Dt.Parpatiah untuk merasakan dan menghargai perjuangan para pejuang perang Kamang dahulu.(SSC)